DIKSIMERDEKA.COM, GIANYAR, BALI – Warga negara Rusia yang hilang pada Rabu (19/4/23) lalu atas nama Vladimir Kushnirenko (33) terseret arus di Pantai Saba Gianyar belum juga ditemukan oleh tim gabungan Basarnas, Polda Bali, Satpol Air Polres Gianyar dan BPBD Gianyar. Pencarian hingga Kamis (20/4/23) sore masih dilakukan. 

Dikonfirmasi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Prasasta mengatakan, pencarian korban dipusatkan di seputaran Pantai Saba. “Kami dari tim gabungan akan melakukan pencarian sesuai SOP yang ada yaitu selama  7 hari,” ujarnya.

Baca juga :  Masuki Hari Ke Tujuh, Pencarian WN Rusia Dihentikan

Vladimir Kushnirenko sebelumnya bersama dengan Nadezhda Bezmenova (31) dan Ivan Kushnirenko berkunjung ke Flamingo Beach Clubs di Pantai Saba. Turis yang menginap di Biang Homestay Ubud ini tiba pada pukul 16.40 wita dilanjutkan dengan memesan makanan dan minuman.

Sekitar pukul 17.45 WITa korban bersama saksi Nadezhda Bezmenov berenang bersama di Pantai Saba, pada saat di tengah pantai tiba-tiba ada gelombang besar menggulung korban dan saksi.

Baca juga :  WN Rusia Aleksandr Zverev Resmi Diektradisi dari Bali ke Moskow

Kemudian korban dan saksi berusaha berenang ketepian akan tetapi karena kehabisan tenaga korban akhirnya gagal mencapai ketepian korban sempat memegang tangan saksi akan tetapi gagal untuk sampai ke tepian bersama korban sempat mengatakan agar saksi melanjutkan berenang ke tepian.

Sekitar pukul 18.20 saksi berhasil sampai ke tepian pantai dan dengan terengah-egah saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Flamingo Beach Clubs dan pihak Beach club tersebut melaporkan kejadian tersebut kepada pihak polsek Blahbatuh. 

Baca juga :  Merasa Dicemarkan, WN Rusia Akan Laporkan ‘Oknum Wartawan’ ke Polisi

Sekitar pukul 18.30 Wita Tim Gabungan Sar/Penolong  dari unsur Basarnas,  TNI, Polri, BPBD, Balawista, dan Masyarakat sekitar tiba di lokasi untuk melaksanakan pencarian dengan menyisiri Pantai Lokasi kejadian. Namun, sampai Pukul 21.15 Wita korban belum ditemukan. Dan pencarian akan dilakukan hingga 7 hari mendatang.

Reporter: Dewa Fathur