DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga tengah melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Labuan Bajo-Tanamori, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan ini merupakan upaya mewujudkan konektivitas antar wilayah agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. 

“Dengan konektivitas yang semakin lancar akan membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut,” kata Menteri Basuki Hadimuljono, Selasa (8/11/2022).

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Nusa Tenggara Timur Agustinus Junianto mengatakan, lingkup pekerjaan meliputi pembangunan 4 buah jembatan dan dua ruas jalan.

Baca juga :  PUPR Target Infrastrukur Dasar IKN Tahap 1 Rampung 2024

Yaitu jembatan Nanganae, Wae Mburak, Wae Kenari, dan Soknar. Pembangunan jalan, Ruas Labuan Bajo – Sp. Nalis – Sp. Kenari – Tanamori, serta peningkatan jalan menuju pintu selatan ITDC.

“Pembangunan jalan dan jembatan ini dilaksanakan sejak Januari hingga Desember 2022 dengan total anggaran sebesar Rp 481 miliar. Hingga saat ini, progress-nya mencapai 82,3% dengan pelaksana dari PT Wijaya Karya (persero) dan Yodya Karya (persero),” ujar Agustinus.

Pembangunan jalan terbagi menjadi 5 segmen meliputi Labuan Bajo – Sp. Nalis sepanjang 6,15 km, Sp. Nalis – Sp. Kenari sepanjang 6,50 km, Sp. Kenari –Warloka sepanjang 5,10 km, Warloka – Tanamori sepanjang 4,25 km, serta peningkatan jalan menuju pintu selatan ITDC sepanjang 3 km. 

Baca juga :  Kementrian PUPR Susun Rancangan Program Keberlanjutan Infrastruktur 2025

Semetara, keempat jembatan yang dilakukan pembangunan dan peningkatan infrastrukturnya meliputi Jembatan Nanganae sepanjang 60 meter, Jembatan Wae Mburak sepanjang 35 meter, Jembatan Wae Kenari sepanjang 40 meter, dan Jembatan Soknar sepanjang 40 meter.

“Sehingga total panjang pembangunan dan peningkatan jalan di kawasan Labuan Bajo – Tanamori ini sepanjang 25 km. Kemudian, 4 jembatan yang juga sedang dilakukan pembangunan dan peningkatan infrastrukturnya memiliki total panjang 175 meter,” jelas Agustinus.

Baca juga :  Tol Ciawi-Sukabumi Ruas Cigombong-Cibadak Siap Dioperasikan

Selain mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, pembangunan dan peningkatan jalan jembatan di Labuan Bajo – Tanamori ini memiliki beberapa manfaat dalam mendukung konektivitas dan perekonomian masyarakat setempat.

“Pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan jembatan di Labuan Bajo – Tanamori ini juga bermanfaat sebagai pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), serta membuka akses bagi jalan terisolir menuju kawasan Golomori,” tandas Agustinus.