DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Bupati Buleleng Periode 2012-2022, Agus Suradnyana, mengungkapkan akan fokus mengelola perusahaan bisnis miliknya usai resmi selesai menjabat sebagai Bupati Buleleng. Hal ini diungkapkan saat menghadiri pelantikan Penjabat Bupati Buleleng, bertempat di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Sabtu (27/08/2022).

Diketahui, Agus Suradnyana resmi menyelesaikan jabatan sebagai Bupati Buleleng, setelah Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana secara resmi dilantik oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster.  

Baca juga :  Koster Tegaskan Pembangunan Infrastruktur di Buleleng Terus Berlanjut Hingga 2030

Ketika ditanya terkait karier politiknya kedepan, khususnya keinginan maju sebagai anggota legislatif, Agus Suradnyana, menjawab, bahwa dirinya terlebih dahulu ingin fokus mengelola perusahaan.

“Wah untuk (maju ke legislatif) itu nanti aja, belum tentu, saya masih ingin ngurusin perusahaan saya, kasian perusahaan lama ditinggal, habis covid-19 harus recovery,” ungkap Agus Suadnyana

Terkait dilantiknya Ketut Lihadnyana sebagai Penjabat Bupati Buleleng, Agus Suradnyana mengungkapkan, bahwa beliau memiliki segudang pengalaman dan prestasi sebagaimana yang diungkapkan Gubernur Koster.

Baca juga :  Bupati Agus Suradnyana Minta Kwarcab Gerakan Pramuka Terus Edukasi Generasi Muda

Menurut Agus Suradnyana, ada beberapa program yang masih belum diselesaikan seperti infrastrukur berupa pembangunan jalan yang masih kurang 10-15 persen. 

“Ya persis sama seperti Gubernur, yang sudah baik dilanjutkan, yang jelek jangan dilanjutkan,” pesan Agus Suradnyana kepada Penjabat Buleleng Ketut Lihadnyana

Sementara itu, ditemui ditempat yang sama Ketut Lihadnyana, mengatakan, bahwa di awal kepemimpinannya terlebih akan melakukan konsolidasi bersama jajaran Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) dan Sekda Buleleng terutama dalam merumuskan APBD perubahan dan persiapan APBD 2023. 

Baca juga :  Gubernur Koster Lantik Lihadnyana sebagai Penjabat Bupati Buleleng

“Kita akan coba merancang APBD yang produktif sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat Buleleng. Tata Kelola pemerintahan nanti kita akan ditata kembali sehingga benar-benar Buleleng menjadi barometer untuk kabupaten-kabupaten di Bali,” terang Ketut Lihadnyana. (gus/dhy)