5 Poin Piagam Rengasdengklok Forum Sekjen Cipayung Plus 2022
DIKSIMERDEKA.COM, KARAWANG, JAWBAR – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-77 Republik Indonesia, Forum Sekjen Cipayung Plus yang terdiri PP GMKI, DPP GMNI, PP HIMA PERSIS, PP KAMMI, DPP IMM, EN LMND, PP HIKMAHBUDHI, dan PP KMHDI melakukan napak tilas kemerdekaan Republik Indonesia yang dimulai dari Rumah Pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta di Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Forum Sekjen Cipayung Plus diterima langsung oleh dr. Hj. Cellica Nurrachadiana selaku Bupati Karawang.
Dalam kesempatan tersebut Forum Sekjen Cipayung Plus mengungkapkan arti pentingnya sejarah bagi sebuah bangsa. Sejarah akan memberi petunjuk bagi generasi penerus terkait dengan jati diri sebuah bangsa, apalagi generasi muda yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia.
“Sebagai kaum muda yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa, kita memiliki tugas penting dalam mempelajari dan menjaga sejarah bangsa. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui dan memahami jati diri bangsa. Termasuk di dalamnya menjaga berbagai peninggalan bersejarah,” ungkap Ravindra selaku Sekjen PP HIKMAHBUDHI.
Dalam kesempatan yang sama, Forum Sekjen Cipayung Plus menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Rumah Pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta menjadi wahana edukasi sejarah nasional.
“Hal ini menjadi penting mengingat Rumah Pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta menjadi saksi bisu bahwa kaum muda pada masanya memiliki peran penting dalam mengantarkan bangsa Indonesia mencapai pintu gerbang kemerdekaan. Oleh karenanya, langkah menjadikan Rumah Pengasingan ini menjadi wahana edukasi sejarah nasional menjadi penting,” jelas Wayan Darmawan Nugraha selaku Sekjen PP KMHDI.
Delapan pemuda yang tergabung dalam Forum Sekjen Cipayung Plus tersebut pun mengeluarkan Piagam Rengasdengklok yang disaksikan langsung oleh Bupati Karawang. Berikut isi dari Piagam Rengasdengklok Forum Sekjen Cipayung Plus Tahun 2022:
1. Bahwa Kaum Muda sebagai generasi penerus Bangsa memiliki tugas sejarah yang harus ditunaikan, sehingga optimalisasi peran Kaum Muda terhadap tumbuh kembang bangsa Indonesia menjadi tanggung jawab seluruh generasi bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
2. Bahwa kekuatan ekonomi Bangsa Indonesia berpangku pada Usaha Mikro Kecil Menengah, oleh sebab itu pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi bangsa harus berbasis pada ekonomi kerakyatan agar Indonesia mampu berdikari secara ekonomi dan mampu menjadi negara adikuasa.
3. Bahwa situasi politik hari ini memiliki kecenderungan yang tidak lagi pancasilais sehingga menjadi kewajiban bagi kita untuk sama-sama menjaga keberlangsungan Ideologi Pancasila agar tidak dikorupsi atau dikhianati oleh kekuasaan.
4. Bahwa Lunturnya nilai-nilai adiluhung bangsa ditengah cepatnya arus informasi dan kemajuan teknologi, Bangsa Indonesia harus menjaga jati diri melalui pendidikan yang berkebudayaan untuk menguatkan karakter bangsa.
5. Bahwa Persatuan adalah jiwa dan kekuatan bangsa Indonesia, untuk itu kami mengajak seluruh anak bangsa untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sesuai dengan dasar negara kita yakni Pancasila.
Adapun napak tilas kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan oleh Forum Sekjen Cipayung Plus akan dilanjutkan ke Kota Blitar dengan melakukan doa bersama di makam salah satu pendiri bangsa, yakni Ir. Soekarno. (*)

Tinggalkan Balasan