Rektor Unud Prof Nyoman Gde Antara (tengah) didampingi Wakil Rektor dan Juru Bicara Unud saat memberikan keterangan pers peresmian Central Park Unud. (Ist)

DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Universita Udayana (Unud) di tangan Rektor Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng IPU mejadi lebih visioner dalam pembangunan dan penataan infrastruktur kampus. Tidak hanya infrastruktur penunjang pelaksanaan perkuliahan, namun fasilitas yang memberikan kenyamanan kehidupan kampus juga menjadi perhatiannya. Salah satunya Central Park Unud di Kampus Sudirman Denpasar, yang baru saja selesai dibangun.

Prof Antara saat persmian Central Park Unud tersebut, Jumat (4/02/2022) mengatakan taman kampus yang dibangun di atas lahan seluas 3.886 m² dengan anggaran sekitar Rp 8 miliar itu tidak hanya dikonsep secara estetis, namun juga memiliki fungsi ekologis, planologis, edukasi dan ekonomi.  Secara ekologi, Central Park dapat dikatakan sebagai ‘paru-paru’ kampus. 

“Beragam tanaman yang ada sejatinya tidak hanya mampu memberikan keteduhan, melainkan juga berfungsi menyerap kadar karbondioksida (CO²), menambah oksigen, menurunkan suhu, menjadi area resapan air, dan sekaligus dapat meredam kebisingan,” urai Prof Antara.

Adapun secara planologi, Central Park berfungsi sebagai pembatas bangunan antar gedung di area kampus. Dengan demikian, civitas akademika tidak lagi memandang bahwa kampus hanya merupakan deretan gedung yang terdiri atas ruang untuk belajar saja, melainkan tetap ada ruang berekreasi, menghirup udara segar, dan berinteraksi setelah menghabiskan banyak waktu di dalam ruang kelas, ruang kerja atau laboratorium yang tertutup.

Baca juga :  Rektor Unud: UK Education Expo Tonggak Awal Internasionalisasi

Secara estetik kehadiran Central Park tentunya menambah keindahan dan diharapkan dapat memenuhi fungsi edukasi dalam hal ini menumbuhkan rasa mencintai lingkungan dan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Central Park Unud telah dilengkapi dengan beragam fasilitas pendukung, diantaranya area parkir sangat luas, daya listrik sebesar 32000 kva, suasana akademik modem, sistem keamanan yang baik, dan lokasi sangat strategis di pusat kota. Dengan demikian secara ekonomis Central Park dapat menjadi salah satu pilihan menarik untuk pelaksanaan outdoor event, seperti gathering, syukuran, perpisahan, pameran, pertunjukan seni dan bahkan resepsi pernikahan. untuk pelaksanaan berbagai event.

Melalui fasilitas yang tersedia, dan didukung dengan sinergi dengan wirausaha muda Unud dan berbagai unit kegiatan mahasiswa maka Unud mengundang semua pihak untuk dapat menjadikan Central Park sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan gathering atau outing, dan berbagai kegiatan lainnya dan diharapkan Central Park dapat diterima tidak hanya bagi sivitas akademika Unud tetapi juga bagi masyarakat umum.

Peresmian Central Park Unud.

Tidak hanya itu, Rektor Antara juga fokus pada aktifitas penataan aset Unud, baik berupa tanah maupun gedung. Untuk aset berupa tanah, guna menghindari hal-hal yang dapat mengganggu kepentingan hukum dari Unud atas aset berupa tanah di kemudian hari. “Maka Unud meneruskan pelaksanaan proyek pagar aset tahap II yang berfungsi untuk memberikan rasa aman. Secara harfiah dan psikologis bagi pemilik lahan (Unud),” ujar Prof. Antara.

Baca juga :  Unud Lantik 11 Pejabat Fungsional: Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien

Terkait aset gedung, Unud rupanya juga memusatkan perhatiannya untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur gedung, seperti: Gedung MIPA, Gedung Laboratorium Engineering, dan Gedung Perpustakaan.

Mengingat sebelumnya proses pembangunan gedung ini dapat dikatakan terbengkelai dalam kurun waktu yang cukup lama Di samping itu, juga tetap dilaksanakan pemugaran terhadap beberapa bangunan gedung, ruangan, dan halaman sebagai bagian dari kegiatan perawatan pra-sarana yang dimiliki oleh Unud, diantaranya: Gedung ABAC, atap Gedung Widyasabha, Ruang CSSD & Fasum RSPTN, Pos Satpam, dan halaman rektorat.

Saat ini Rektor Antara juga tengah merealisasikan 2 agenda besar pada tahun 2022. Pertama, pembangunan 8 gedung dekanat di areal Kampus Jimbaran. Pembangunan ini tidak lain dilaksanakan dengan maksud mengefektifkan koordinasi antara pihak dekanat dan rektorat. Apabila koordinasi dapat terbangun dengan baik, maka hal ini diyakini turut mendukung pembenahan sistem kerja di lingkungan internal Unud.

Bagi beberapa fakultas yang telah memiliki gedung sendiri di areal Kampus Jimbaran, pihak rektorat juga berkomitmen akan melakukan peremajaan terhadap sarana dan pra-sarana yang ada pada gedung tersebut. Dengan demikian, maka tidak ada kesan diskriminasi antara fakultas yang satu dengan yang lain di lingkungan Unud.

Baca juga :  Tim Asesor BAN-PT Lakukan Asesmen di Prodi TIP FTP Unud

Kedua, Rektor Antara beserta jajarannya juga tengah berkonsentrasi untuk pembangunan Udayana Integrated Student Dormitory yang memiliki kapasitas 6000 bed yang terbagi dalam 22 tower. “Asrama ini dibangun dengan tujuan untuk membentuk karakter mahasiswa baru agar lebih mandiri dan mampu melatih soft skill-nya untuk berinteraksi selama bertempat tinggal di asrama,” jelasnya.

Guna menunjang kenyamanan mahasiswa selama bertempat tinggal di asrama, maka asrama mahasiswa juga akan dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang, diantaranya fasilitas olah raga dan fasilitas ruang diskusi terbuka. Oleh karenanya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk fokus belajar, melainkan tetap dapat melakukan aktifitas yang menunjang kesehatan fisik dan mental.

Rektor Antara menegaskan bahwa dirinya tidak hanya membangun fisik melulu, berbagai upaya peninkatan kualitas pendidikan tetap dilakukan secara beriringan. Adapun pembangunan fisik yang dilakukan muaranya untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan. “Segala hal yang berkaitan dengan pembangunan dan/atau pemugaran infrastruktur di lingkungan Unud, sejatinya merupakan salah satu Juara dari komitmen Unud untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Perubahan Ini yang nantinya kami harapkan dapat mendukung citra Unud untuk menuju world class university,” pungkas Prof. Antara.