Desa Darmasaba Jadi Sasaran Sosialisasi Netralitas Pemdes dan Pendidikan Demokrasi
DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Badung menggandeng Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana (FISIP Unud) untuk memperkuat edukasi netralitas pemerintah desa dan pendidikan demokrasi di tingkat masyarakat.
Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, disiapkan menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi melalui program PEDESTAL (Pemerintah Desa yang Netral) dan BINA DESA. Kegiatan tersebut dirancang menyasar perangkat desa hingga berbagai unsur masyarakat.
Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, mengatakan rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi dengan Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabawa, di Kantor Perbekel Darmasaba, Kamis (5/11/2026).
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak membahas rencana pelaksanaan sosialisasi selama tiga hari, yakni Jumat hingga Minggu. Kegiatan ini direncanakan melibatkan perangkat desa, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta Sekaa Truna Truni Desa Darmasaba.
Semara Cipta menjelaskan, program PEDESTAL bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat desa mengenai pentingnya menjaga netralitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu).
Sementara itu, program BINA DESA yang diinisiasi FISIP Unud diharapkan memperluas pendidikan demokrasi dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
Menurutnya, pelibatan berbagai unsur masyarakat penting agar edukasi kepemiluan tidak hanya menyasar aparatur pemerintah desa, tetapi juga menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Kami berharap Desa Darmasaba dapat ikut berpartisipasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, PKK, hingga Sekaa Truna Truni dalam sosialisasi PEDESTAL dan BINA DESA,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut membutuhkan dukungan pemerintah desa karena merupakan kegiatan nonanggaran Bawaslu Badung. Dengan demikian, kolaborasi bersama pemerintah desa dan perguruan tinggi menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan pendidikan kepemiluan.
Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabawa, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan Bawaslu dan perguruan tinggi dapat memberikan edukasi kepada perangkat desa sekaligus masyarakat mengenai pentingnya menjaga demokrasi.
“Kami tentunya menyambut baik kegiatan ini. Kolaborasi ini tentu menjadi hal yang sangat bagus ke depannya. Kami berharap pola sosialisasi ini dapat memberikan edukasi tidak hanya kepada perangkat desa terkait netralitas, tetapi juga kepada masyarakat melalui program BINA DESA dari Unud sebagai bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” katanya.
Melalui kolaborasi tersebut, Bawaslu Badung berharap pendidikan demokrasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Pengawasan Pemilu diharapkan tidak hanya menjadi perhatian ketika tahapan pemilihan berlangsung, tetapi juga tumbuh sebagai kesadaran bersama di lingkungan masyarakat desa.
Reporter: Arya Nanda

Tinggalkan Balasan