Aksi Nekat Wanita Lompat Selamatkan Bocah dari Kepungan Api Kebakaran RM Padang Rawamangun Jakarta
JAKARTA — Tragedi mengerikan yang menyapa warga Rawamangun, Jakarta Timur, pada Jumat (9/10/2026) pagi, menyisakan sebuah pemandangan dramatis yang menguras emosi. Di tengah amukan si jago merah yang menghanguskan sebuah Rumah Makan Padang di Jalan Pegambiran, terekam sebuah wanita lompat selamatkan bocah demi menghindari maut.
Berdasarkan rekaman video warga yang beredar luas, kobaran api tampak beringas melahap lantai paling atas bangunan dua lantai tersebut.
Terobos Maut Lewat Atap Kedai Bakso
Saat api tak lagi bisa diajak kompromi dan kepanikan memuncak, seorang wanita terekam mengambil keputusan ekstrem nan berani. Ia nekat melompat dari ketinggian lantai dua ke bangunan di sebelahnya agar tak terpanggang hidup-hidup.
Aksi tersebut membuat jantung warga yang menonton dari bawah seakan berhenti berdetak. Pasalnya, sang wanita tidak sendirian. Dengan sisa tenaga dan keberanian penuh, ia melompat sembari mendekap erat seorang bocah yang diselamatkannya.
Keduanya kemudian mendarat dan turun dengan susah payah melalui atap sebuah kedai bakso yang berada persis di sebelah lokasi kejadian. Sejumlah warga yang tegang menyaksikan dari bawah langsung sigap menyambut dan membantu evakuasi keduanya. Imbas kobaran api yang liar itu, atap warung bakso tempat sang wanita menyelamatkan diri tampak mengalami kerusakan.
Petaka Tabung Gas dan Respons Kilat Damkar
Peristiwa horor ini dilaporkan ke pihak pemadam kebakaran pada pukul 07.35 WIB. Hitungan menit, armada penyelamat tiba di lokasi pada pukul 07.41 WIB untuk melakukan pengepungan si jago merah.
“Pengerahan 11 unit damkar,” tulis Command Center dalam laporan resminya.
Berkat manuver agresif petugas Damkar, api yang membesar tak sempat menelan korban jiwa. Si jago merah berhasil dilokalisir dan dipadamkan total hanya dalam hitungan satu menit kemudian, tepatnya pada pukul 07.42 WIB.
Terkait pemicu amukan api yang hampir merenggut nyawa penghuni gedung tersebut, pihak Damkar menduga kuat adanya insiden teknis di dapur.
“Dugaan penyebab kebocoran tabung gas,” imbuhnya.
Malapetaka ini bermula ketika para pekerja tengah sibuk memasak dan hendak mengganti tabung gas. Tanpa diduga, tiba-tiba terjadi penyalaan api di dapur lantai tiga bangunan tersebut. Kepanikan sempat coba diredam oleh karyawan, namun jilatan api bergerak lebih cepat dan ganas.
“Dan pekerja berusaha memadamkan api yang membesar dengan APAR, tetapi api sudah membesar dan pekerja mengalami luka bakar dan sudah dibawa ke RS,” pungkasnya.
Satu orang pekerja yang menjadi korban luka bakar kini tengah menjalani perawatan medis. Insiden ini menjadi peringatan keras bagi para pemilik usaha kuliner untuk memperketat pengawasan instalasi gas agar kejadian serupa tak lagi mengancam nyawa warga dan karyawan.

Tinggalkan Balasan