Sambut Hari Kunjung Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Denpasar Luncurkan Program Parta “Perpustakaan di Ruang Terbuka”
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar meluncurkan program bertajuk Parta atau “Perpustakaan di Ruang Terbuka” pada Senin, 14 September 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan. Program yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, S.Sos., M.A.P., ini hadir sebagai upaya mendekatkan buku dan layanan perpustakaan langsung ke tengah aktivitas masyarakat.
Melalui Parta, koleksi perpustakaan umum tidak lagi hanya tersedia di gedung perpustakaan, melainkan turut dihadirkan di berbagai ruang publik seperti taman, sekolah, kawasan permukiman, hingga pusat kegiatan masyarakat. Langkah ini ditempuh melalui dua bentuk layanan utama, yakni perpustakaan keliling dan perpustakaan kontainer.
Layanan perpustakaan keliling Parta menghadirkan koleksi buku menggunakan kendaraan yang dapat menjangkau berbagai lokasi sesuai jadwal dan kebutuhan masyarakat. Layanan ini beroperasi setiap Senin hingga Jumat, dengan dua unit kendaraan yang membawa koleksi dalam jumlah cukup besar: mobil Elf menyediakan 1.198 eksemplar buku, sementara mobil Hilux membawa 852 eksemplar.
Selain layanan keliling, Parta juga menghadirkan perpustakaan kontainer yang menetap di lokasi-lokasi strategis agar masyarakat dapat membaca dan belajar dengan lebih nyaman. Saat ini terdapat dua perpustakaan kontainer yang telah beroperasi, yaitu Perpustakaan Kontainer Janger di RBRA Taman Janggan, Jalan Raya Puputan, dengan koleksi 644 eksemplar, dan Perpustakaan Kontainer Widya Kumara di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Jalan Udayana, dengan koleksi 316 eksemplar.
Pada tahun 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar berencana mengembangkan lokus perpustakaan kontainer ketiga yang akan ditempatkan di Lapangan Lumintang, guna memperluas jangkauan layanan ke wilayah lainnya di Denpasar.
Koleksi yang dihadirkan Parta dirancang untuk dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia. Bahan bacaan yang tersedia pun beragam, mencakup buku pengetahuan, fiksi, nonfiksi, dan bacaan anak. Di kedua lokasi perpustakaan kontainer, masyarakat juga dapat mengakses Alat Permainan Edukatif (APE) secara bebas, sehingga layanan ini tidak hanya menyediakan bacaan tetapi juga ruang belajar yang lebih interaktif.
Program Parta berangkat dari filosofi bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat, melainkan ruang yang dapat hadir di tengah kehidupan masyarakat. Konsep ruang terbuka dipilih karena kegiatan membaca dan belajar dinilai dapat menjadi aktivitas bersama yang menyenangkan, sekaligus menciptakan ruang interaksi dan pembelajaran di lingkungan masyarakat.
Dengan semangat “Perpustakaan Hadir, Inspirasi Mengalir”, Parta diharapkan dapat membuka akses literasi yang lebih luas bagi warga Denpasar tanpa harus selalu datang ke gedung perpustakaan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kebiasaan membaca di tengah masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi lahirnya pengetahuan dan wawasan baru menuju masyarakat yang lebih cerdas, berdaya, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan