Koster Target Bali Tuan Rumah Event Olahraga Internasional Tiap Bulan
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menargetkan Bali menjadi tuan rumah event olahraga internasional secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari pengembangan sport tourism dan penguatan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Koster saat menghadiri pelantikan pengurus KONI Bali periode 2026-2030 di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/5/2026).
Menurut Koster, penyelenggaraan event olahraga kelas dunia akan berdampak besar terhadap sektor pariwisata, okupansi hotel, hingga peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak hotel dan restoran.
Koster mengatakan Bali memiliki posisi strategis sebagai destinasi pariwisata dunia sehingga sangat potensial dikembangkan sebagai pusat sport tourism internasional.
Untuk itu, Koster mengungkapkan mulai tahun depan, pemerintah akan merancang secara tematik event olahraga di Bali. Ia menargetkan setidaknya setiap bulan terdapat event olahraga internasional digelar di Pulau Dewata.
Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga internasional tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
“Kalau banyak event olahraga digelar, hotel akan terisi, pariwisata hidup, ekonomi bergerak, dan olahraga juga berkembang,” katanya.
Koster menegaskan konsep pengembangan sport tourism di Bali tidak harus sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ia mendorong keterlibatan sektor swasta, khususnya industri pariwisata dan perhotelan, karena turut memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan.
“Hotel juga harus ikut mendukung karena mereka mendapatkan manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua KONI Bali I Nyoman Giri Prasta. Ia mengatakan sata ini KONI tengah menyiapkan pengembangan sport tourism di Bali.
Menurutnya, potensi venue olahraga yang dimiliki Bali dapat dimanfaatkan untuk menarik berbagai event olahraga nasional maupun internasional.
“Dengan adanya sport tourism, kami berharap Bali bisa menjadi tuan rumah berbagai event olahraga. Ini tentu berdampak positif terhadap pendapatan daerah, khususnya dari pajak hotel dan restoran, sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Ia menyebut program tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Bali agar selain melakukan intensifikasi pajak juga dilakukan ekstensifikasi pajak melalui sektor olahraga dan pariwisata.
Reporter: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan