DIKSIMERDEKA.COM JAKARTA – Haji 2026 resmi dimulai. Kloter pertama jemaah haji Indonesia akhirnya diberangkatkan dari Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (21/4/2026) malam.

Sebanyak 391 jemaah asal Jakarta Timur yang tergabung dalam kloter JKG-01 menjadi rombongan pembuka. Mereka menjalani proses awal di asrama sebelum diberangkatkan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, langsung melepas keberangkatan tersebut. Ia menegaskan, momen ini menjadi penanda dimulainya operasional haji tahun ini.

“Hari ini kita menyaksikan bahwa kloter pertama jemaah haji Indonesia telah memasuki asrama dan siap diberangkatkan. Ini menjadi awal dari rangkaian panjang pelayanan haji tahun ini yang harus kita jaga bersama kualitasnya,” ujarnya.

Baca juga :  Menag: Masih Pandemi, Pemerintah Tidak Berangkatkan Jemaah Haji 1442 H

Menurutnya, pemerintah memastikan seluruh jemaah yang berangkat telah memenuhi syarat, terutama soal visa.

“Kami tegaskan, hanya jemaah yang memiliki visa haji yang akan diberangkatkan. Ini penting untuk menghindari penolakan di Arab Saudi dan memastikan jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik,” tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi pembatalan.

“Kita sudah siapkan mekanisme pengganti atau jemaah cadangan untuk mengisi kursi kosong, baik karena faktor kesehatan, pembatalan, maupun kondisi darurat lainnya. Ini bagian dari upaya kita menjaga optimalisasi kuota,” jelasnya.

Baca juga :  Hampir 6 Ribu Jemaah Haji Tiba di Madinah, Diingatkan Jaga Kesehatan

Menhaj berharap seluruh proses berjalan lancar dan jemaah dapat beribadah dalam kondisi terbaik.

“Harapan kita tentu keberangkatan berjalan lancar, jemaah sehat, dan dapat beribadah dengan khusyuk. Semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” imbuhnya.

Di balik layar, koordinasi lintas instansi terus diperkuat. Mulai dari Kementerian Haji, Imigrasi, Kepolisian, hingga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bergerak bersama memastikan kelancaran.

Baca juga :  Menag: Masih Pandemi, Pemerintah Tidak Berangkatkan Jemaah Haji 1442 H

Bahkan, tim PPIH di Madinah sudah disiagakan untuk menyambut kedatangan jemaah gelombang pertama.

Pemantauan dilakukan ketat hingga seluruh jemaah benar-benar tiba di Arab Saudi.

Menutup pernyataannya, Menhaj mengingatkan jemaah agar disiplin selama proses keberangkatan.

“Saya mengimbau kepada seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan pimpinan regu, rombongan, dan kloter, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila menghadapi kendala,” pungkasnya.

Haji 2026 kini benar-benar berjalan. Dari Pondok Gede, perjalanan panjang ibadah jutaan doa pun dimulai.