Hasil Liga Italia: Juventus Hajar Parma 4-1, Bremer Cetak Brace Langka
Gol Bunuh Diri Cambiaso Tak Gagalkan Pesta Juventus di Kandang Parma
Hasil Liga Italia kembali menegaskan dominasi Juventus. Bertandang ke markas Parma, Bianconeri tampil buas dan menang telak 4-1 dalam laga yang diwarnai brace langka Gleison Bremer serta momen konyol lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso.
Juventus Datang dengan Modal Kuat
Juventus melangkah ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Sebelumnya, mereka menghajar Napoli 3-0 dan memastikan tiket ke babak play-off Liga Champions, meski harus kehilangan Dusan Vlahovic, Arek Milik, dan Daniele Rugani karena cedera.
Sebaliknya, Parma justru datang dengan tren negatif. Mereka gagal mencetak gol dalam tiga laga terakhir, termasuk hasil imbang tanpa gol melawan Napoli dan Genoa, sebelum dibantai Atalanta 0-4. Selain itu, Parma juga kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Zion Suzuki, Abdoulaye Ndiaye, hingga Pontus Almqvist. Namun, Hans Nicolussi Caviglia langsung dipercaya tampil sejak menit awal pada laga debutnya.
Conceicao Jadi Motor Serangan Juventus
Juventus langsung menekan sejak awal. Francisco Conceicao hampir membuka skor dua kali dalam enam menit pertama. Pertama, ia memaksa Edoardo Corvi melakukan penyelamatan krusial setelah menerima assist Pierre Kalulu. Tak lama berselang, sepakan Conceicao dari jarak tujuh meter hanya menghantam mistar gawang usai menerima umpan tarik Weston McKennie.
Kebuntuan akhirnya pecah lewat situasi bola mati. Sepak pojok tandukan Gleison Bremer yang menyambut sepak pojok Conceicao d mengarah ke sudut bawah gawang. Gol ini menegaskan efektivitas Juventus dalam memanfaatkan peluang.
Conceicao terus merepotkan lini belakang Parma. Ia hampir menciptakan assist untuk Jonathan David, namun Enrico Delprato melakukan penyelamatan krusial. Sementara itu, McKennie sempat menjadi sorotan setelah VAR melakukan pengecekan senyap terkait tekel tinggi ke arah pergelangan kaki Mariano Troilo, meski akhirnya hanya berbuah kartu kuning.
McKennie Gandakan Keunggulan, Parma Melawan
Parma sempat merespons melalui Emanuele Valeri yang memaksa Michele Di Gregorio melakukan penyelamatan penuh. Namun, Juventus tetap lebih efektif. Kalulu mengirim umpan silang akurat dari sisi kanan, lalu McKennie menyambutnya dengan volley akrobatik dari jarak delapan meter untuk menggandakan keunggulan.
Parma tidak menyerah begitu saja. Gaetano Oristanio melepaskan tembakan keras dari jarak jauh, tetapi Di Gregorio masih sigap mengamankan bola. Di sisi lain, Kenan Yildiz mengalami masalah otot dan membuat Luciano Spalletti menggantinya dengan Fabio Miretti saat jeda.
Gol Bunuh Diri Konyol Cambiaso
Parma akhirnya mendapatkan momentum secara tak terduga. Juventus justru menghadiahkan gol lewat kesalahan fatal Andrea Cambiaso. Mengantisipasi umpan silang Alessandro Circati dari kiri, Cambiaso secara aneh justru menyentuh bola dengan sisi luar kaki dan mengarahkannya ke gawang sendiri dari jarak enam meter.
Namun, kegembiraan Parma hanya bertahan singkat. Juventus segera merespons dalam situasi kacau. Tendangan bebas dieksekusi cepat, sepakan McKennie membentur mistar, sundulan Jonathan David tampak akan masuk, tetapi Bremer memastikan gol dengan sentuhan terakhir. Brace bek asal Brasil itu pun tercipta.
Jonathan David Tutup Pesta Gol Juventus
Tak berhenti sampai di situ, Juventus menambah gol keempat. Tembakan menyudut Conceicao sempat ditepis Corvi, tetapi bola justru mengarah ke Jonathan David yang berdiri bebas di tiang jauh. Dengan mudah, David menceploskan bola ke gawang.
Menjelang akhir laga, Parma masih mencoba memperkecil ketertinggalan. Sundulan Lois Openda dan Mateo Pellegrino melenceng tipis, sementara Openda sempat mencetak gol yang dianulir karena offside. Pellegrino juga memaksa Di Gregorio melakukan penyelamatan penting di masa injury time.
Kemenangan ini memastikan Hasil Liga Italia semakin mempertegas ketajaman Juventus, sekaligus menjadi laga kedua beruntun bagi Parma yang kebobolan empat gol.

Tinggalkan Balasan