DIKSIMERDEKA.COM- Laga Como vs AC Milan akhirnya benar-benar tergelar di Italia. Setelah sempat sempat menjadi laga Serie A pertama yang dimainkan di luar negeri, duel sarat kontroversi ini kini akan berlangsung di Stadio Sinigaglia, Jumat 16 Januari 2026 kick off pukul 02.45 WIB,tepat di tepi Danau Como. Como vs AC Milan pun berubah menjadi ujian mental sekaligus arah musim bagi kedua tim yang kini hanya terpaut enam poin di klasemen.

Meski dahulu berada di dua dunia berbeda, kini Como vs AC Milan mempertemukan dua klub dengan ambisi besar. Milan memburu Scudetto, sementara Como bermimpi menembus kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah modern mereka.


Rencana ke Australia Gagal, Milan Harus Fokus di Lombardy

Penundaan laga ini bermula dari gagalnya rencana membawa Como vs AC Milan ke Optus Stadium, Perth. Regulasi ketat Konfederasi Sepak Bola Asia membuat agenda tersebut dibatalkan. Akibatnya, Rossoneri hanya menempuh perjalanan singkat melintasi Lombardy usai tampil di Supercoppa Italiana.

Namun, jarak dekat tak menjamin kemudahan. Milan justru datang dengan beban berat setelah kehilangan poin melawan dua tim papan bawah. Hasil imbang 1-1 kontra Genoa dan Fiorentina membuat jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen makin melebar.

Baca juga :  Prediksi Inter Milan vs Lecce : Duel Krusial Perebutan Scudetto

Konsistensi Milan Rapuh, Allegri Mengejar Waktu

Meski belum terkalahkan dalam laga tandang musim ini, performa Milan belakangan mulai rapuh. Dua gol penyeimbang di menit akhir menyelamatkan pasukan Massimiliano Allegri dari kekalahan. Namun, situasi tersebut jelas menggerus kepercayaan diri dalam perburuan Scudetto.

Meski demikian, statistik tetap berpihak. Milan baru sekali kalah di Serie A musim ini—sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih lebih dari dua dekade lalu. Dengan rekor lima kemenangan dan empat imbang di laga tandang, Como vs AC Milan menjadi momentum wajib menang bagi Rossoneri.

MU bidik bek Serie A, Rekan Jay Idzes Di Sasuolo Masuk Radar Old Trafford


Como Bangkit Cepat, Fabregas Bangun Mimpi Eropa

Di sisi lain, Como tak lagi sekadar pelengkap. Di bawah arahan Cesc Fabregas, klub berjuluk Lariani itu menjelma menjadi kuda hitam Serie A. Investasi besar dan visi jangka panjang membawa Como duduk di posisi enam klasemen, bahkan dengan satu laga lebih sedikit daripada para rival langsung.

Baca juga :  Prediksi Coppa Italia Napoli vs Como 11 Februari 2026

Semangat juang Como terlihat jelas pekan lalu. Gol telat Martin Baturina menyelamatkan satu poin dramatis kontra Bologna yang bermain dengan 10 orang. Catatan delapan gol di 15 menit terakhir pertandingan musim ini hanya kalah dari Inter Milan—bukti mental baja tim tuan rumah jelang


Como vs AC Milan Rekor Bersejarah dan Tantangan Mental di Stadio Sinigaglia

Como juga belum tersentuh kekalahan di kandang musim ini, sejajar dengan Juventus dan Napoli. Namun, tantangan besar menanti. Terakhir kali Como menaklukkan Milan di Serie A terjadi pada 1985—lebih dari empat dekade lalu.

Kini, sejarah kembali diuji. laga ini bukan hanya soal tiga poin, melainkan soal legitimasi ambisi kedua klub di jalur berbeda.

klik link ini untuk update cuaca di daerahmu


Kondisi Tim: Modric Kembali, Leao Diragukan

Milan berpeluang diperkuat Luka Modric yang kembali dari rotasi. Fikayo Tomori juga siap tampil setelah menjalani skorsing. Ia diprediksi mengisi lini belakang bersama Strahinja Pavlovic dan Matteo Gabbia.

Baca juga :  Update: Lazio vs Como 02.45 WIB: Lineup & Prediksi Skor Akhir

Meski Pavlovic sudah kembali berlatih usai mendapat sembilan jahitan, tanda tanya besar masih menyelimuti Rafael Leao. Jika sang winger absen, Christian Pulisic berpotensi mendampingi Niclas Fullkrug di lini depan. Christopher Nkunku pun masuk radar starter setelah mencatat empat kontribusi gol dalam tiga laga terakhir.

Como sendiri mengandalkan kreativitas Nico Paz dan Jesus Rodriguez, masing-masing telah menciptakan enam assist musim ini. Fabregas kembali bisa memainkan Jacobo Ramon, namun harus kehilangan Edoardo Goldaniga, Assane Diao, Jayden Addai, serta Alvaro Morata yang masih dibekap cedera.


Kesimpulan: Laga Kecil yang Berdampak Besar

Como vs AC Milan memang bukan laga klasik perebutan gelar, tetapi dampaknya bisa menentukan peta Serie A. Milan tak boleh terpeleset jika ingin tetap menekan Inter. Sebaliknya, Como punya kesempatan emas menegaskan diri sebagai kekuatan baru Italia.

Prediksi Skor : Como1-1 AC Milan