DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Ketua Panitia Soekarno Cup 2025 Made Agus Mahayastra mengatakan bahwa turnamen ini tidak hanya dirancang sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai wadah kolaborasi bagi seluruh tim dari berbagai daerah.

Tema “Gotong Royong untuk Kemenangan Kita Bersama” menjadi landasan utama dalam seluruh rangkaian kegiatan turnamen. Tema ini ingin meneguhkan nilai kebersamaan dan sportivitas dalam pembinaan sepak bola nasional.

“Semangat gotong royong menjadi nafas penyelenggaraan tahun ini. Prinsipnya, bukan sekadar mengejar juara, tetapi menjunjung kebersamaan dan sportivitas,” ungkap Agus Mahayastra usai drawing yang diselenggarakan di Dharma Negara Alaya (DNA) Art & Creative Hub Denpasar, Bali, Kamis (4/12/25).

Untuk mendukung kelancaran pertandingan, Agus mengatakan panitia telah menyediakan berbagai fasilitas tanpa biaya bagi seluruh peserta, mulai dari akomodasi hotel, konsumsi, transportasi internal, hingga perlengkapan pertandingan seperti jersey serta e-room berisi regulasi teknis.

Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tim mendapat kesempatan yang setara dalam mengikuti turnamen. Ia juga menekankan bahwa Soekarno Cup 2025 membawa spirit bahwa sepak bola merupakan olahraga rakyat yang harus dapat diakses oleh semua kalangan.

Baca juga :  Duel Dua Banteng: Final Ideal Soekarno Cup 2025 Bakal Menggema di Dipta

Pembinaan tidak hanya terfokus pada jalur formal seperti sekolah sepak bola, tetapi juga membuka ruang bagi pemain yang datang dari komunitas kecil hingga sepak bola jalanan.

“Banyak pemain besar dunia lahir dari jalanan. Kesempatan harus merata, dan di sinilah,” ujarnya.

Agus berharap persiapan yang meningkat dapat menghasilkan turnamen yang maksimal sekaligus mempertahankan prestasi yang diraih pada 2022.

Soekarno Cup 2025 kini memasuki tahap akhir persiapan dan ditargetkan menjadi ajang yang memadukan nilai sejarah, pembinaan pemain muda, serta semangat gotong royong dalam sepak bola nasional.

Sementara itu, Media Officer Soekarno Cup 2025, Putu Eka Nurcahyadi menjelaskan bahwa hari pembukaan, Jumat 5 Desember 2025 akan langsung menyajikan empat pertandingan menarik di dua lokasi berbeda.

Baca juga :  Drawing Soekarno Cup 2025: Prediksi Duel Sengit Tersaji Sejak Babak Penyisihan

Stadion Ngurah Rai, Group A pukul 16:00 Wita antara Banteng Bali (A1) melawan Banteng Jawa Tengah (A4) dan pukul 19:00 Wita, Banteng Tapanuli Utara (A2) melawan Banteng Papua Tengah (A3).

Di Grup B yang berlangsung di training center (TC) Bali United, pukul 16:00 Wita mempertemukan Banteng Jakarta Banten (B1) melawan Banteng Sulawesi Selatan (B4) dan pukul 19:00 Wita, Banteng Jawa Barat (B2) melawan Banteng Jawa Timur (B3).

Babak Penyisihan akan berlanjut pada 7 dan 9 Desember 2025.

Empat tim terbaik, juara dan runner up dari masing-masing grup akan melaju ke semifinal pada 11 Desember 2025 di Stadion Ngurah Rai.

Sebelum mencapai puncaknya di partai final yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Pertandingan pembuka antara tuan rumah Banteng Bali melawan Banteng Jawa Tengah diprediksi akan menyedot perhatian besar para pecinta sepak bola lokal.

Baca juga :  PDI Perjuangan Salurkan Rp517 Juta Bantuan Banjir Lewat Soekarno Cup

Koordinator Teknis Pertandingan,
AA Putu Sudirka Yoga Semadi (Gung Civic) menyampaikan pertandingan akan berlangsung pada sesi waktu sore dan malam di Stadion Ngurah Rai dan Bali United Training Center sehingga bisa ditonton semua pecinta sepak bola Bali.

Persiapan sudah hampir 99 persen mulai dari teknis lapangan, keamanan, dan semua sektor terkait.

“Soekarno cup memberi tontonan gratis bagi pecinta bola Bali. Kami yakin bisa persiapan sudah bagus dan siap memberikan tontonan terbaik pada event usia muda ini,” katanya.

Pembagian Grup Liga Kampung Soekarno Cup II 2025

Group A

  • Banteng Bali (Tuan rumah)
  • Banteng Tapanuli Utara (DPD Sumatera Utara)
  • Banteng Papua Tengah
  • Banteng Jawa Tengah

Group B

  • Banteng Jakarta Banten (DPD DKI Jakarta)
  • Banteng Jawa Barat
  • Banteng Jawa Timur
  • Banteng Sulawesi Selatan

Reporter: diksimerdeka.com
Editor: Agus Pebriana