DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG, BALI – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, menghadiri High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2025 di Hotel Whydham Tamansari Jivva Resort Bali, Takmung, Banjarangkan, Senin (21/9/2025).

Dalam arahannya, Wabup Tjok Surya menyambut baik kegiatan tersebut serta mengapresiasi sinergi antara Bank Indonesia, BPD Bali, dan seluruh pihak yang mendorong digitalisasi di Klungkung.

Baca juga :  Wabup Klungkung Minta Warga Terima Petugas Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan

Ia menekankan penerapan digitalisasi dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan.

“Seluruh OPD agar terus berkomitmen untuk meningkatkan penerapan elektronifikasi, baik pada sisi belanja maupun pendapatan. Jangan hanya sebatas pertemuan, tetapi harus diikuti dengan aksi nyata agar masyarakat merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Menurut Wabup, penguatan digitalisasi juga perlu menyasar sektor pariwisata, terutama potensi di Nusa Penida. Optimalisasi layanan digital diyakini akan mendorong daya saing pariwisata dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Baca juga :  Jadi Narasumber, Wabup Tjok Surya Tekankan Jaga Kerukunan Umat Beragama di Klungkung

Sementara itu, Plt Kepala BPKPD Klungkung, Dewa Darmawan, menjelaskan bahwa HLM ini menjadi langkah percepatan digitalisasi belanja maupun pendapatan daerah.

Kegiatan ini juga menindaklanjuti roadmap Blueprint Digital Island Nusa Lembongan, yang ditargetkan mampu mendukung layanan praktis dan mendorong pariwisata berkelanjutan.

Baca juga :  Lepas Fun Run Surya Metu Festival. Wabup Tjok Surya : Rancang Kegiatan Olahraga Lari di Musim Low Season

“Melalui HLM ini, seluruh anggota TP2DD Klungkung diharapkan bergerak bersama membangun ekosistem transaksi digital yang memudahkan layanan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain penyampaian laporan, peserta juga mendapatkan arahan strategis terkait pemanfaatan QRIS, transaksi non-tunai, dan teknologi digital untuk mendukung pembangunan daerah.

Editor: Agus Pebriana