Akses Jalan Yeh Sumbul Jembrana Kembali Normal Usai Ditutupi Tanah Longsor
DIKSIMERDEKA.COM, JEMBRANA, BALI – Akses Jalan di Banjar Pangkung, Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana kembali normal setelah ditutupi tanah longsor sejak Selasa (08/04/2025) malam.
Sejak pagi tim gabungan terdiri dari BPBD, perangkat desa, Babinsa, dan masyarakat melakukan evakuasi.
Selain menggunakan alat manual, tim gabungan juga menurunkan alat berat guna mempercepat pembersihan jalan. Evakuasi baru selesai pukul 14.30 Wita.
Kepala BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana, berdasarkan hasil kaji cepat, longsoran memiliki tinggi dan panjang masing-masing sekitar 4 meter, dengan ketebalan tanah mencapai 1 meter.
Ia juga mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian, namun kerusakan tercatat pada bagian senderan dengan estimasi kerugian mencapai Rp10 juta.
Lebih jauh, Agus Artana mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca yang cenderung mendung.
Ia juga berharap masyarakat melakukan mitigasi terutama yang ditinggal daerah dengan kondisi tanah yang rawan longsor.
Salah satunya dengan penanaman pohon atau membuat senderan, jika memungkinkan hindari membangun di lokasi yg mudah longsor.
“Pemerintah Desa diharapkan juga berperan aktif melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat daerah rawan bencana, serta melakukan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan,” tutupnya.
Sebelumnya, hujan lebat di wilayah Jembrana telah menyebabkan tanah longsor. Berdasarkan laporan yang diterima, longsor terjadi pada Selasa (08/04/2025) sekitar pukul 21.00 Wita dan menutup setengah badan jalan di wilayah tersebut.
Peristiwa ini dilaporkan oleh Perbekel Desa Yeh Sumbul pada Rabu (9/4/25) pukul 07.33 Wita kepada BPBD Kabupaten Jembrana.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan