DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan perkembangan cabang olahraga Esports di Kota Denpasar jauh mengalami peningkatan dibandingkan kabupaten lain di Bali.

Hal ini dibuktikan dengan tingginya minat peserta yang mengikuti Cabor Esports dalam eksibisi di ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Posenijar) Kota. Adapun Esports kali ini diikuti 1.730 atlet.

“Harapannya dengan semakin banyak diadakan event Esport yang berkualitas di Kota Denpasar dapat menelurkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Denpasar,” ucap Arya Wibawa.

Baca juga :  Arya Wibawa Koordinir Penanganan Sampah Pasca Banjir di Jalan Bukit Tunggal Pemecutan

Sementara Ketua Umum (Ketum) Pengkot Esport Indonesia (ESI) Denpasar, I Nyoman Adikarya Nugraha mengatakan, Porsenijar Esport kali ini merupakan Eksibisi yang ke dua pada tahun 2024.

Dimana ada 4 divisi game yang dipertandingkan meliputi, Mobile Legend, PUBG Mobile, Free Fire, dan e-football.

“Ini merupakan divisi games yang dipertandingkan dan games tersebut memang kategori yang sering dipertandingkan tingkat provinsi maupun nasional untuk jenjang prestasi,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, katagori yang dipertandingkan yakni, dua katagori pelajar SMP dan SMA, dengan total peserta menembus 1.730 orang/atlet pelajar. Dimana, peserta tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu yang diikuti 1.400 atlet.

Baca juga :  Halal Bihalal DMI Denpasar Jadi Ajang Pererat Kerukunan Umat Beragama

Ia menjelaskan peningkatan peserta menandakan Cabor Esport di Porsenijar telah mendapat respon positif oleh kalangan guru dan siswa. Bahkan saat sosialisasi yang dilakukan belum lama ini di salah satu Universitas di Denpasar, ada 170 guru yang hadir.

“Ini menandakan Esport telah mendapat tempat di kalangan pelajar. Bukan hanya sekedar bermain game belaka, atau membuang-buang waktu, namun ada sisi prestasi yang ditonjolkan dan itu berpengaruh ke siswa itu nantinya ke depan. Misalnya beasiswa dan lain sebagainya,” beber Adikarya.

Baca juga :  Arya Wibawa Tinjau 16 Besar Ogoh-Ogoh Kesanga Festival

Selebihnya disampaikan pula bahaw, semua sekolah di Denpasar mengikuti, oleh karena itu digelar babak kualifikasi terlebih dahulu. Karena per divisi games terdapat kuotanya dan pelaksanaan perlombaan Cabor Esport berlangsung selama 5 hari, untuk itu perhari akan ada 5 sesi pertandingan, yang setiap sesi diikuti 100 atlet.

“Jadi perhari itu 500 atlet yang bertanding. Nantinya semua finalis yang masuk akan di ikutsertakan dalam ajang Esport piala Walikota Cup,” ujarnya.

Editor: Agus Pebriana