DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Universitas Udayana (Unud) menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Inception Meeting for ACIAR Project AGB/2021/215 Creating resilient communities smallholder-inclusive tourism markets in Indonesia; “Ag4Tourism”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BRIDA, BRIN, Tim Peneliti dari Universitas Udayana, Universitas Mataram (Unram), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Perwakilan dari The University of Adelaide selaku Project Lead bertempat di Prama Hotel Sanur, Senin (2/10/2023).

Proyek ini didukung oleh Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) sebagai bagian dari Program Agribisnis ACIAR. Dalam pelaksanaan kegiatannya, Universitas Adelaide memimpin proyek ini yang bekerja sama dengan universitas di Indonesia yakni Universitas Udayana, Universitas Mataram dan Universitas Sam Ratulangi.

Baca juga :  KUI UNUD Sambut Mahasiswa Asing Short Course Sustainability and Ecotourism Upskill Program 2022

Tujuan dari proyek kerjasama ini adalah untuk memungkinkan petani kecil beradaptasi dan mengakomodasi perubahan dan peluang serta meningkatkan keterlibatan dengan sektor pariwisata lokal. Hal ini dilaksanakan melalui kerjasama di bidang pertanian, dengan melibatkan petani kecil di tiga lokasi pertanian-pariwisata ekosistem Indonesia meliputi Bali, NTB dan Sulawesi Utara diharapkan akan membuat masyarakat lebih tangguh.

Proyek yang akan berlangsung selama 5 tahun ini akan melibatkan produksi pertanian dan penelitian rantai nilai serta peningkatan kapasitas yang bekerja sama dengan universitas lokal, pemerintah, dan pemangku kepentingan di bidang industri.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerjasama dan Informasi Unud Prof. I Putu Gede Adiatmika menyampaikan agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan program lima tahun ke depan yang melibatkan tiga universitas, BRIN dan dipimpin oleh The University of Adelaide.

Baca juga :  Rektor Unud Rencana Lakukan Beberapa Pengembangan Area Rektorat

Dalam kesempatan ini juga disampaikan pesan Rektor Unud agar proyek kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat, baik dalam aspek pengalaman, sehingga diharapkan dari pengalaman proyek ACIAR ini bisa digunakan untuk di universitas masing-masing.

Unud juga sedang mempersiapkan kerjasama penelitian internasional, berdasarkan pengalaman yang disampaikan oleh Universitas Tadulako di Palu, banyak proyek kerjasama dengan Jerman yang memberikan manfaat untuk pengembangan riset dan juga pengembangan SDM dan perguruan tinggi.

“Manfaat inilah yang akan kita gunakan, persiapkan untuk dilaksanakan di Universitas Udayana, sehingga kita bisa membangun kerjasama riset internasional, pengembangan SDM dan juga memberikan dampak kepada kinerja Universitas Udayana,” terangnya.

Baca juga :  Fapet Unud Audiensi Peninjauan PKS ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung

Dalam kesempatan terpisah Prof. I Made Supartha Utama selaku Tim dari Unud menyampaikan ACIAR bekerja sama dengan tiga mitra universitas yakni Unud, Unram dan Unsrat membuat sebuah proyek untuk membangun satu kapasitas kolaboratif agribisnis, mempersatukan pariwisata dengan pertanian yang selama ini selalu menjadi isu bahwa gemerlap pariwisata belum dapat dinikmati petani.

Melalui proyek ini akan dilakukan analisis dan fasilitasi terutama bagaimana supaya agar pariwisata bisa bekerjasama dalam meningkatkan kapasitas bisnis untuk memberikan keuntungan juga pada para petani.