Pertemuan Saksi-Saksi Yehuwa 2023 Kembali Digelar Tatap Muka
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Setelah hampir tiga tahun diadakan secara daring lantaran Pandemi Covid-19, Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa 2023 kembali digelar dengan tatap muka. Kali ini pertemuan diadakan di Aston Denpasar Hotel and Convention Center dari 8-10 September 2023.
Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan, moral, dan rohani kepada para jemaat. Tercatat sekitar 1000 jemaat berkumpul dari Banyuwangi, Bali, Lombok, dan sebagian dari Labuan Bajo. Adapun tema yang diangkat pertemuan tahun ini adalah “Tunjukan Kesabaran”.
Humas Saksi-Saksi Yehuwa Region Bali Tenno Kallis Makalew mengatakan pemilihan tema tersebut diangkat dari situasi dan kondisi dunia yang semakin hari sangat cepat dengan perubahan sehingga harus direspon dengan mengedepankan rasa kesabaran.
“Bagaimana kita harus bersabar dalam kehidupan kita sehari-hari, bagaimana kita harus berurusan dengan orang lain seperti apa, dan bagaimana nasehat-nasehat Al-Kitab dapat kita aplikasikan pada kehidupan kita sehari-hari sehingga kita bisa menjadi orang yang lebih baik,” terangnya, Minggu (10/09/2023).
Menurut Tenno Makalew mengedepankan rasa kesabaran dalam dunia yang begitu cepat dan sibuk dapat menghindari kita dari tindakan-tindakan yang kemudian merugikan diri sendiri dan orang lain. Dengan bersabar, tambah Tenno, kita dapat menghindari konflik-konflik ditengah perubahan dunia yang sangat cepat.
“Bersabar itu bukan kita pasrah terhadap sesuatu. Melain bersabar itu kita tahu situasinya, namun kita menunggu waktu yang tepat untuk melakukan tindakan dalam situasi tersebut,” terang Tenno.
“Seperti misal contoh ketika ada teman kita yang tidak membalas sapaan kita, kalau kita tidak sabar, barangkali kita akan jengkel kemudian konflik dengan dia. Namun jika kita menonjolkan kesabaran barangkali kita akan menanyakan kenapa dia tidak membalas teguran, apakah dia sedang memiliki masalah atau tidak,” tambah Tenno.
Tenno menjelaskan selama tiga hari pertemuan, konsep kesabaran akan dibahas melalui tiga topik yaitu pertama, “Kasih Itu Sabar” dimana topik ini mengajak kita untuk mengetahui kenapa kita harus bersabar dan sabar itu bagian dari kasih.
Kemudian topik kedua “Bersabarlah Terhadap Semua Orang” dimana topik ini mengajak kita setelah bersabar dengan diri sendiri bagaimana bersabar dengan semua orang. Lalu topik ketiga “Yehuwa Sabar Menunggu Untuk Berbaik Hati Kepada Kali”.
“Jadi konsep kesabaran (kesmua yang dibahas) itu kita ambil dari teladan Al-Kitab, yang kemudian bisa kita aplikasikan ke diri kita sendiri, setelah kita, kemudian diaplikasikan kepada orang lain, setelah orang lain, kemudian bagaimana Allah Yehuwa juga bersabar kepada kita,” terangnya.
Disamping membahas konsep kesabaran, pada pertemuan ini juga dilangsungkan acara Baptisan kepada 26 orang.
Reporter: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan