DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI -Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud) yang tergabung dalam Kelompok MBKM Bina Desa Kediri, Tabanan berhasil membentuk Kelompok Peduli Lingkungan Terpadu (KPLT) Desa Kediri.

Latar belakang dibentuknya kelompok ini lantaran belum adanya suatu kelompok yang bersinergi antara Sekaa Teruna Teruni (STT) di tiap-tiap banjar di Desa Kediri dalam hal bersama membangun desa.

Disamping itu, perlunya peran generasi muda yakni Sekaa Teruna Teruni sebagai calon penerus Desa Kediri agar tertanam kesadaran dan semangat sejak dini untuk membangun desa yang bersih dan sehat dari permasalahan lingkungan.

Baca juga :  RSHP Udayana Terima Kunjungan Tim Animals Australia and Animals International

Sekretaris Desa Kediri Nyoman Alit Suastana berharap dengan terbentuknya KPLT secara umum bisa berkontribusi lebih kepada desa, karena selama ini banyak fenomena yang terjadi dan perlu atensi dari kelompok tersebut.

Ia pun berharap KPLT ini bisa berbaur dalam masyarakat, begitu pula dari pemerintah dinas dan adat akan mengawal keberadaan KPLT ini dengan memfasilitasi dan menganggarkan pendanaan.

Baca juga :  Gelar Wisuda 156, Unud Lepas 1773 Wisudawan

“Tidak lupa kami ucapkan banyak terima kasih atas kontribusi dari adik-adik mahasiswa MBKM Bina Desa Fakultas Hukum Universitas Udayana yang sudah kurang lebih 4 bulan bersama kami membangun desa, sehingga kami sangat merasa terbantu oleh keberadaan kalian”, ujar Nyoman Alit Suastana.

Dengan dikukuhkan secara resmi Kelompok Peduli Lingkungan (KPLT) Desa Kediri, merupakan langkah besar bagi Desa Kediri bersama masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga dan membangun desa agar tercapai cita-cita yang diharapkan.

Baca juga :  Fapet Unud Audiensi Peninjauan PKS ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung

Seperti diketahui Kelompok Peduli Lingkungan Terpadu yang disingkat KPLT Desa Kediri merupakan kumpulan orang-orang yang memiliki semangat, kesadaran dan tujuan yang sama untuk menjaga lingkungan desa yang sehat dan bersih dari sampah, narkoba, kenakalan remaja, dan permasalahan lingkungan lainnya.