DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Gubernur Bali, I Wayan Koster berharap Bali sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dapat menjadi tempat terwujudnya perdamaian dunia. 

Seperti diketahui, beberapa bulan belakangan ini terjadi ketegangan politik dan ekonomi cukup tajam antara beberapa negara yang juga tergabung dalam anggota G20. 

“Mudah-mudahan presiden Amerika datang, presiden Rusia datang, dan negara-negara yang bersitegang supaya kumpul di Bali lalu berdamai,” ujarnya dalam sambutan acara Festival Anak Negeri, di Art Center, Denpasar, Minggu (30/10/2022).

Baca juga :  Hadiah Total 1.7 Miliar, Pemprov Bali Sesuaikan Jadwal Lomba Ogoh-Ogoh 2020

Gubernur Koster juga menjelaskan bahwa kesiapan Bali menyambut KTT G20 November mendatang sudah sangat siap secara infrastruktur. 

Selain itu, upaya secara niskala (spiritual), yaitu memohon restu kepada alam semesta Bali agar penyelenggaraan KTT G20 dapat berjalan lancar juga dilakukan.

Baca juga :  Sampaikan Laporan Keuangan 2019, Gubernur: WTP Bukan Tujuan Tapi Proses Menuju Akuntabilitas

“Bali lah tempatnya untuk membangun satu persahabatan, kedamaian, serta kemanusiaan, harmony, peace, and humanity from Bali to the World. Saya kira itu menjadi sesuatu yang sangat penting untuk membangun tatanan baru, tatanan dunia era baru paksa pandemi covid-19,” tandasnya.

Baca juga :  Strategi Gubernur Koster Tingkatkan Pungutan Wisata Asing

Sebagaimana yang telah diberitakan, saat ini tengah terjadi ketegangan politik-ekonomi dampak oleh serangan Rusia ke Ukraina. Serangan tersebut dikecam oleh negara-negara barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat. 

Bahkan, dalam beberapa kesempatan negara-negara barat mengusulkan agar Indonesia tidak mengundang Presiden Rusia, Vladimir Putin ke Bali sebagai respon atas serangan Rusia ke Ukraina. (Gus/Sin)