DIKSIMERDEKA.COM, CILACAP, JATENG – Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membangung sistem penyedia air minum di kawasan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap (SPAM Gandrungmangu). 

Kepala BPPW Jateng, Cakra Nagara ST, MT, ME, menerangkan keberadaan SPAM Gandrungmangu sangat dibutuhkan masyarakat sekitar kawasan Gandrungmangu.

Menurut Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Cilacap Tahun 2011-2031, disebutkan bahwa kawasan Gandrungmangu termasuk dalam kawasan rawan bencana kekeringan. 

Baca juga :  KemenPUPR Fokuskan Anggaran Tahun 2021 ke Infrastruktur Pendukung Program PEN

“Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun SPAM Gandrungmangu,” ujar Cakra Nagara, Jumat (8/7/2022).

Lebih lanjut, pembangunan tersebut merupakan serangkaian pembangunan intake yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy dengan kapasitas 200 liter per detik.

Cakra Nagara menjelaskan pihaknya saat ini tengah mengerjakan pembangunan Tahap I dengan kapasitas 100 liter per detik dengan masa pelaksanaan selama 360 hari yang direncanakan selesai pada akhir bulan September 2022.

Baca juga :  Jelang Upacara Kemerdekaan, Basuki Tinjau Uji Coba ART di Kawasan Inti IKN

“Diharapkan di akhir tahun 2022 sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di Kecamatan Sidareja, Kecamatan Gandrungmangu, dan Kecamatan Kampung Laut,” katanya.

SPAM Gandrungmangu ini memanfaatkan air Sungai Citanduy yang diolah melalui instalasi pengolahan air (IPA) kapasitas 100 liter per detik yang berada di Desa Kunci, Kecamatan Sidareja. 

Kepala Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah II (Kasatker PPPW II) BPPW Jateng, Anggoro Putro ST MSc menambahkan, SPAM Gandrungmangu memiliki jaringan distribusi utama sepanjang 12 km untuk melayani 5000 sambungan rumah (SR) di Kecamatan Sidareja, Kecamatan Gandrungmangu, dan Kecamatan Kampung Laut. 

Baca juga :  Jelang Upacara Kemerdekaan, Basuki Tinjau Uji Coba ART di Kawasan Inti IKN

“Pelaksanaan yang sudah dimulai sejak bulan September 2021. Progress pekerjaan IPA kapasitas 100 liter per detik sudah mencapai 60,83 persen dan pekerjaan jaringan perpipaan sudah mencapai 94,02 persen,” sebutnya.

Adapun anggaran pembangunan SPAM Gandrungmangu ini bersumber dari APBN yang dibagi dalam dua paket pekerjaan, yakni paket pembangunan IPA dengan anggaran sebesar Rp 37,6 miliar dan paket pekerjaan jaringan perpipaan dengan anggaran Rp 55,4 miliar. (dm)