DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Sebanyak 4.427 penerima Program Beasiswa Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI diminta agar turut berkontribusi membangun daerah asalnya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto dalam kegiatan Deep Talk bersama penerima beasiswa S1, S2, dan S3 Ditjen Bimas Hindu pada Selasa (14/9) secara virtual.

“Salah satu keluhan dari umat yang sering kita dengar adalah kekurangan guru agama Hindu dan ini bisa kita minimalisir ketika lulusan-lulusan, khususnya penerima beasiswa Bimas Hindu mau kembali pulang kampung membangun daerahnya,” ungkapnya.

Baca juga :  Dirjen Bimas Hindu Salurkan 125 Paket Bantuan Rumah Ibadah di 22 Provinsi

Dirinya mendorong agar dilakukannya penguatan aktivitas mahasiswa di kampus khususnya pada pilar ke tiga Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Mahasiswa Hindu harus bisa berpikir progresif dan tanggap terhadap permasalahan bangsa, khususnya dalam pengabdian masyarakat, karena kecerdasan sosial juga menjadi modal yang penting,” sambungnya.

Baca juga :  Dirjen Bimas Hindu Serahkan Bantuan Pembangunan 1000 Pelinggih kepada Umat Hindu di Gunung Kidul

Menurutnya, para penerima beasiswa Ditjen Bimas Hindu juga harus turut memberi timbal balik kepada bangsa agar fasilitas yang diberikan oleh negara dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar, Anak Agung Rai Sunarniti menyampaikan apresiasi kepada Ditjen Bimas Hindu atas kepeduliannya kepada anak-anak muda Hindu yang kurang mampu dalam menempuh pendidikan.

Baca juga :  Dirjen Bimas Hindu Ajak Alumni UHN I Gusti Bagus Sugriwa Turut Berkontribusi dalam Percepatan World Class University

“Kalau tidak ada beasiswa ini, mungkin impian saya untuk bisa kuliah tidak akan terwujud. Terima kasih kepada Ditjen Bimas Hindu semoga semakin banyak anak-anak muda yang terbantu oleh program ini,” ungkapnya dalam penyampaian testimoni. (*/sin)