DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Sekaa Teruna Mekar Jaya (ST Mekar Jaya) Banjar Babakan Kangin, Desa Gulingan, Kabupaten Badung kembali menggelar aksi pemasangan biopori dan penanaman pohon, Minggu (8/8).

Pemasangan biopori dan penanaman pohon ini dilakukan sebagai bentuk cinta kasih terhadap lingkungan yang telah memberikan ruang hidup bagi umat manusia. 

Aksi ini dimulai dari Pura Gulingan dan dilanjutkan ke rumah-rumah warga Banjar Babakan Kangin.

Baca juga :  Penanaman 2000 Pohon, Bangkitkan Aktivitas Masyarakat Desa Sangkan Gunung Karangasem

Menurut I Made Suartana selaku Ketua ST Mekar Jaya, aksi pemasangan biopori dan penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian pemuda akan lingkungannya. 

Sebagai warga Bali dan umat Hindu, aksi ini juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan filosofi hidup orang Bali yakni Tri Hita Karana, salah satunya adalah Parahyangan yang artinya menjalin hubungan baik antara manusia dengan alam.

“Aksi yang kami lakukan hari ini adalah wujud kepedulian kami terhadap sekitar kami. Menjaga alam sangatlah penting kita lakukan, karena jika kita menjaga alam dengan baik, maka alam tentu akan menjaga kita,” ungkapnya.

Aksi menggelar asik penanaman pohon dan pembagian perlengkapan sekolah ST Mekar Jaya. (Foto: istimewa)

Tidak hanya itu saja, ST Mekar Jaya juga melaksanakan edukasi kesehatan serta pembagian perlengkapan sekolah yang bertempat di SD No. 2 Gulingan. 

Baca juga :  Hijaukan Area, RS Universitas Udayana Gelar Kegiatan "Go Green Go Clean"

Adapun perlengkapan sekolah yang dibagikan meliputi, buku, tas, sepatu, dan yang tidak kalah penting di tengah pandemi Covid-19 adalah membagikan masker.

“Pembagian perlengkapan sekolah dan masker juga menjadi bentuk kepedulian kami kepada sesama, khususnya anak-anak sebagai generasi yang akan menjadi pemimpin di masa depan.” 

Baca juga :  ST. Eka Dharma Sastra Pasang 30 Biopori Serangkaian Hari Bumi 2022

“Oleh karenanya kami membagikan beberapa paket perlengkapan sekolah agar anak-anak tetap semangat bersekolah meski di situasi Covid-19 seperti hari ini,” tutup I Made Suartana. (*/sin)