Dampingi Penyintas Dapatkan Haknya, KSP Dukung Bupati Sigi Terkait Rumah Khusus

DIKSIMERDEKA.COM, SULTENG – Komunitas Swabina Pedesaan (KSP) Sangurara Pombewe yang terhubung dengan Bina Desa (BD) terus mendukung upaya agar penyintas bencana alam Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala dan Parimo, Sulawesi Tengah (Sulteng) segera mendapatkan hak-haknya yakni Hunian Tetap (Huntap), Bantuan Dana Stimulan, Santunan Dana Duka dan perbaikan sumber-sumber air (Irigasi).

“Saat ini KSP melakukan upaya advokasi terhadap 300 orang penyintas di tiga desa Kabupaten Sigi, lebih khususnya 36 Kepala Keluarga (KK) yang disebut KK Gendong, saat ini belum mendapatkan kepastian huntap,” ujar Sunardi, Koordinator Program Advokasi KSP, Sabtu (1/5).

KSP sendiri terang Sunardi dalam beberapa tahun terakhir ini melakukan advokasi bagi penyintas bencana alam yang melanda empat daerah tersebut pada 28 September 2018 silam, agar mereka memperoleh hak-hak penyintas dari pemerintah, salah satunya Pemerintah Kabupaten Sigi. 

Untuk itu, Sunardi mengatakan pihaknya mendorong dan mendukung upaya dilakukan Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapata terkait program bantuan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana yang saat ini belum sepenuhnya terealisasi.

“Kedepan berharap bisa bersinergi antara KSP dan Pemerintah Kabupaten Sigi dalam kerja-kerja penyelesaian pemenuhan hak-hak para penyintas bencana alam di daerah ini,” ujarnya.

Seperti diketahui Kamis (29/4/2021) Bupati Sigi melakukan kunjungan kerja ke Direktur Utama Layanan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (LPPDPP) Kementerian PUPR RI di Jakarta didampingi Sekda Kabupaten Sigi, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kabag Humas Setda Kabupaten Sigi, Kepala Badan Keuangan Daerah turut serta Wakil Presiden Bank Negara Indonesia (BNI) Pusat di Jakarta. 

Pada kesempatan tersebut Bupati Sigi mengajukan permohonan program bantuan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana kepada Prof. Dr. Ir. Arief Sabarudin, CES selaku Direktur Utama LPPDPP Kementerian PUPR RI di ruang kerjanya. 

Pada kesempatan itu, Bupati Sigi mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang belum terakomodir mendapatkan bantuan huntap diantaranya warga yang mempunyai KK Gendong. 

Untuk itu melalui program bantuan rumah khusus ini, Bupati Sigi sangat berharap mendapatkan bantuan tersebut, agar tidak ada lagi masyarakat yang menempati Hunian Sementara (Huntara). Menanggapi permintaan Bupati Sigi tersebut, Direktur LPPDPP menyanggupinya dengan ketentuan pemerintah daerah harus menyiapkan lahan untuk pembangunan Huntap melalui program rumah khusus. (Rif/Dhy)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button