DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mendorong peningkatan status Pelabuhan Kusamba menjadi pelabuhan penyeberangan. Upaya tersebut dibahas saat Bupati Klungkung I Made Satria mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster mengunjungi Kementerian Perhubungan di Jakarta, Selasa (6/10).

Kunjungan tersebut diterima Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan. Dalam pertemuan itu, Bupati Satria memaparkan sejumlah manfaat yang diharapkan dari peningkatan hierarki Pelabuhan Kusamba yang berlokasi di Desa Pesinggahan, Klungkung.

Menurutnya, peningkatan status pelabuhan akan memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik, sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di Kabupaten Klungkung, khususnya kawasan Kepulauan Nusa Penida.

Pengembangan Pelabuhan Kusamba juga diproyeksikan dapat mendukung rencana pembukaan jalur angkutan logistik laut lintas Jawa-Bali dengan tujuan utama Bali Selatan. Dengan demikian, keberadaan pelabuhan diharapkan dapat menjadi salah satu pendukung kelancaran arus barang sekaligus memperkuat jaringan transportasi laut Bali.

“Saya sangat berharap dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan agar peningkatan Pelabuhan Kusamba ini dapat segera terwujud. Melalui sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, kami optimis konektivitas yang lebih handal ini tidak hanya akan memperlancar arus barang dan penumpang, tetapi juga mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat Klungkung secara merata,” ujar Bupati Satria.

Menanggapi usulan tersebut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan menyambut positif sinergi antara Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung dalam mendorong pengembangan transportasi laut. Kementerian Perhubungan, kata dia, akan mendukung upaya tersebut dan menindaklanjuti kajian teknis yang diperlukan.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi sinergi yang kuat antara Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung dalam memajukan sektor transportasi laut. Peningkatan infrastruktur seperti Pelabuhan Kusamba tentu sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk terus memperkuat konektivitas antarpulau, menekan biaya logistik, serta memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Lollan.

Ia menegaskan Kementerian Perhubungan siap mendukung dan menindaklanjuti kajian teknis terkait rencana peningkatan Pelabuhan Kusamba. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pembangunan infrastruktur transportasi yang memberikan dampak langsung terhadap mobilitas dan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran Pelabuhan Kusamba sebagai bagian dari jaringan transportasi laut, sekaligus mendukung konektivitas Klungkung dengan wilayah lainnya.