DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menargetkan kontingen Bali mampu menembus lima besar pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 2028 . Target tersebut disampaikan Koster kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta saat pelantikan pengurus KONI Bali.

“Sekarang (Bali) berada di posisi tujuh, targetnya harus kembali ke lima besar,” terang Koster saat pelantikan KONI Bali, di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/05/2026).

Untuk mencapai target tersebut, Gubernur Koster meminta KONI Bali melakukan pemetaan secara ketat terhadap cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali emas, perak, dan perunggu pada ajang nasional.

Baca juga :  Koster Usulkan Sejumlah Pembangunan Infrastruktur Strategis ke Komisi V DPR RI

“Cabang olahraga harus diklasifikasikan. Mana yang berpotensi meraih emas, perak, perunggu, dan mana yang memang belum memiliki peluang,” ujar Koster.

Ia menilai pemetaan tersebut penting karena karakter atlet Bali dinilai memiliki kekhususan tersendiri sehingga tidak semua cabang olahraga cocok dikembangkan secara maksimal di Bali.

“Karena karakter orang Bali ini spesifik. Ada karakteristik tertentu yang memang menjadi kekuatan orang Bali. Inilah yang harus dipetakan dengan baik jika kita ingin meraih medali emas,” katanya.

Baca juga :  Gubernur Koster Apresiasi Kanwil Kemenkumham Bentuk Pos Layanan Hukum Desa

Koster pun meminta KONI Bali menyusun target pembinaan olahraga secara bertahap dalam empat tahun ke depan. Koster menekankan target capaian harus dirancang jelas setiap tahun, mulai 2027, 2028, 2029, hingga menjelang pelaksanaan PON.

Sementata itu, Ketua KONI Bali Nyoman Giri Prasta, mengatakan kepengurusan baru akan fokus melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui pemetaan potensi atlet hingga penerapan sports science.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah inventarisasi atlet-atlet yang ada di Bali. Secara khusus kami memetakan atlet yang telah meraih medali emas, perak, dan perunggu agar pembinaan bisa berjalan berkelanjutan,” ujar Giri Prasta.

Baca juga :  Gubernur Koster Ingin Bali Tetap Aman dan Kondusif saat Idulfitri dan Nyepi

Ia mengatakan, KONI Bali juga akan mengoptimalkan cabang olahraga yang selama ini belum mampu menyumbangkan medali. Menurutnya, Bali harus semakin diperhitungkan di tingkat nasional.

“Selama ini kita memang masih sering kalah bersaing dengan daerah di Jawa. Tetapi di luar Jawa kita masih memiliki peluang besar untuk meraih medali emas,” katanya.

Giri Prata mengungkapkan KONI Bali juga akan memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bali serta pemerintah kabupaten/kota agar kegiatan ekstrakurikuler olahraga di sekolah dapat diselaraskan dengan kebutuhan cabang olahraga prioritas menuju PON.

Reporter: Agus Pebriana