DIKSIMERDEKA.COM, MANGGARAI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan data pemilih di wilayah itu mengalami peningkatan setiap triwulan. Hal tersebut ditemukan dalam rapat pleno terbuka Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III tahun 2026 yang digelar Bawaslu dan KPU pada Selasa, 29 September 2026.

Anggota Bawaslu Kabupaten Manggarai, Marselina Lorensia mengatakan bahwa pihaknya telah mencermati data hasil PDPB sewaktu menggelar rapat pleno. Dalam rapat pleno ditemukan jumlah pemilih terus bergerak naik di setiap triwulan.

Menurut Marselina, ini menandai kerja penyelenggara pemilu selalu ada progres disetiap tahapan

Meski demikian, Marselina mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan saran perbaikan terhadap 6 pemilih yang telah meninggal dunia dan telah dilengkapi surat keterangan kematian berdasarkan data yang diperoleh saat koordinasi dengan BPBD.

“Meski ditemukan adanya peningkatan jumlah pemilih kami tetap memberikan saran perbaikan dan itu telah ditindaklanjuti oleh KPU. Terima kasih kepada KPU Manggarai yang telah menghapus pemilih tersebut dari aplikasi Sidalih,” ujarnya.

Mantan Dosen Unika Santo Paulus Ruteng ini berharap agar kordinasi antara sesama penyelenggara pemilu terus dibangun maupun kordinasi lintas stakeholder demi mewujudkan kualitas data pemilih.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai, Fortunatus Hamzah Manah menyampaikan apresiasi kepada KPU Manggarai yang tetap melaksanakan tugas pemutakhiran data pemilih berkelanjutan meskipun dalam situasi bencana gempa.

Dalam pelaksanaan pengawasan PDPB, kata dia, pihaknya telah melakukan kegiatan koordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendapatkan data pemilih meninggal dunia akibat bencana gempa bumi yang melanda wilayah Manggarai.

“Bawaslu Manggarai telah mendapatkan sejumlah data pemilih meninggal dunia dari BPBD. Selanjutnya data tersebut kami sampaikan melalui saran perbaikan yang telah kami sampaikan kepada KPU Manggarai,” ungkapnya.

Reporter: Berto Davids