Tokoh Muda Hindu Dukung Program Pendidikan Gratis Prabowo, Sebut Kebijakan Sangat Tepat
DIKSIMERDEKA.COM – Toko muda Hindu I Wayan Darmawan mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait program pendidikan gratis. Ia menilai kebijakan tersebut tepat karena menunjukkan politik anggaran pemerintah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan nasional.
Dukungan tersebut disampaikan karena pendidikan dinilai merupakan hak dasar setiap warga negara sekaligus instrumen penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan melakukan transformasi bangsa.
Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri.
Pemerintah juga tengah menyiapkan skema pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara.
Wayan Darmawan yang juga merupakan Ketua Umum PP KMHDI periode 2023-2025 menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pendidikan gratis sangat tepat.
Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah melalui politik anggaran yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan.
“Menurut saya, kebijakan Presiden Prabowo ini sangat tepat. Presiden menunjukkan politik anggaran yang sangat bijaksana dengan menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas utama,” kata Wayan.
Darmawan menilai kebijakan tersebut sejalan dengan amanat konstitusi yaitu Pasal 31 UUD 1945. Pendidikan merupakan hak warga negara dan negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap masyarakat memperoleh kesempatan mengakses pendidikan.
“Pendidikan adalah hak segala bangsa sebagaimana amanat konstitusi. Karena itu, negara harus memastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan kesempatan mendapatkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan gratis dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi untuk mengakses pendidikan.
Menurutnya, dengan semakin terbukanya akses tersebut, pendidikan tidak hanya menjadi ruang bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi, tetapi dapat dinikmati secara lebih merata.
“Pendidikan gratis membuat setiap orang memiliki kesempatan untuk mengakses pendidikan. Ini penting karena masih cukup banyak anak bangsa kita yang terkendala biaya untuk menempuh pendidikan,” katanya.
Ia menilai pendidikan juga tidak semata-mata berkaitan dengan memperoleh ijazah. Pendidikan merupakan modal utama untuk membangun manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.
“Pendidikan adalah modal transformasi bangsa. Kalau kita ingin melakukan transformasi Indonesia, maka yang harus dibangun terlebih dahulu adalah manusianya. Pendidikan menjadi salah satu fondasi utama untuk membentuk sumber daya manusia yang mampu membawa perubahan,” ujarnya.
Ia berharap kebijakan pendidikan gratis tidak berhenti pada persoalan pembebasan biaya pendidikan. Menurutnya, akses gratis harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sekolah, kualitas guru, fasilitas pendidikan, serta pemerataan pendidikan antardaerah.
“Pendidikan gratis harus dibarengi dengan pendidikan yang berkualitas. Jangan sampai biaya pendidikan gratis, tetapi kualitas dan fasilitasnya tidak merata. Negara harus memastikan keduanya berjalan bersama,” ujarnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan