DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Universitas Udayana (Unud) telah memulai perjalanan transformasi pembelajaran untuk mempersiapkan dan membekali lulusannya sebagai generasi yang unggul, mandiri dan siap menghadapi tantangan zaman sambil tetap menjunjung budaya lokal.

Untuk langkah konstruktif menuju tujuan ini, Universitas Udayana bekerjasama dengan Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali meluncurkan program magang bersertifikat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Kamis (14/09/2023).

Acara peluncuran jni dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unud, perwakilan BPKP Provinsi Bali beserta staf, personil MBKM Unud, dosen pendamping lapangan dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas MIPA, dan mahasiswa peserta magang.

Program magang bersertifikat ini melibatkan 20 orang mahasiswa dari berbagai fakultas yakni Fakultas MIPA, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Baca juga :  KUI Unud Tindaklanjuti Kerjasama dengan HK Haibin

Prof Ngakan Putu Gede Suardana menyampaikan bahwa Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka ini adalah inisiatif pertama Universitas Udayana dalam menjalankan program magang secara mandiri. Sebelumnya, program serupa telah dijalankan oleh Kemendikbudristek.

Ia percaya bahwa program ini akan memberikan mahasiswa kesempatan emas untuk mengasah keterampilan, pengetahuan, dan sikap mereka dalam dunia industri dan organisasi dengan cara langsung terlibat dalam berbagai proyek nyata.

Sementara itu Kepala Perwakilan BPKP Bali, Muhammad Marsykur, sangat antusias menyambut program magang ini yang sejalan dengan semangat BPKP yakni “hadir dan bermanfaat”.

Baca juga :  Ciptakan Kampus Hijau, Unud Ikuti Perangkingan UI Green Metric

Ia berharap program magang ini akan memberikan transfer ilmu yang berharga kepada mahasiswa mengenai proses bisnis di BPKP Provinsi Bali, yang akan menjadi modal berharga bagi masa depan mereka.

“Mahasiswa nantinya akan aktif terlibat dalam beragam kegiatan BPKP dan diberi kesempatan untuk terlibat dalam proyek-proyek penting,” ungkapnya.

Koordinator Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka Unud I Ketut Sardiana menyampaikan, program ini akan memberikan pengalaman belajar di luar perguruan tinggi selama 16 hingga 24 minggu dengan total 560 hingga 840 jam pelatihan terstruktur, yang akan diakui sebagai 20 SKS dalam satu semester.

Pelaksanaan program ini akan mengikuti rencana yang telah disiapkan oleh Tim BPKP, baik secara tatap muka maupun daring.

Baca juga :  FTP Unud Rayakan HUT ke-39

Koordinator Pengawasan Bidang IPP BPKP Bali Agustinus Heri Setiawan mengungkapkan bahwa peserta magang akan dibagi menjadi empat kelompok untuk menggarap proyek-proyek berbasis website, seperti pengawasan, kinerja, pelatihan, dan layanan umum.

“Proyek-proyek ini nantinya diharapkan akan menghasilkan manfaat yang signifikan bagi peserta magang dan BPKP Provinsi Bali,” terangnya.

Melalui semangat baru ini, Universitas Udayana dan BPKP Provinsi Bali bersatu untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri mereka menjadi generasi unggul yang siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

Diketahui Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka ini adalah inisiatif pertama Universitas Udayana dalam menjalankan program magang secara mandiri.

Editor: Agus Pebriana