DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Pemerintah akan mendapatkan suplai vaksin COVID-19 secara gratis melalui kerja sama multilateral dengan GAVI (The Global Alliance for Vaccines and Immunisation).

Menurut Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, vaksin tersebut kemungkinan akan sampai di Indonesia lebih cepat, sekitar akhir Februari atau awal Maret.

Baca juga :  Polda Bali Kawal Kedatangan 10 Ribu Vaksin Covid-19

“Kerja sama multilateral kita dengan GAVI juga kelihatannya akan menghasilkan keputusan yang baik. Diharapkan minimal 54 juta dosis, maksimal bisa menjadi 108 juta dosis vaksin gratis kita bisa dapatkan dari GAVI,” kata Menkes usai menghadiri Rapat Terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Senin (11/01).

Baca juga :  Update Covid-19 Rabu (7/10): Pertambahan Kasus Terkonfirmasi Sebanyak 105 Orang

Adapun pilihan vaksinnya adalah produksi Pfizer, AstraZeneca, Novavax, dan Moderna yang sudah dapat izin persetujuan dari negara asalnya.

Vaksinasi merupakan langkah yang sangat penting untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Hal tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk menjaga kesehatan rakyat sekaligus menjaga kesehatan keuangan negara.

Baca juga :  Luhut: Pemerintah Bersiap Hadapi Kemungkinan Lonjakan Varian Omicron

Sebagai informasi, penandatangan formulir B vaksin GAVI COVAX Facilities telah dilakukan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dengan Menkes pada Kamis, 7 Januari 2021. (*/sin)