Kopilot Tikam Pilot, Pesawat flydubai Rute Tel Aviv Israel Mendarat Darurat di Arab Saudi
DIKSIMERDEKA.COM TABUK — Pesawat komersial flydubai penerbangan FZ 1073 rute Dubai, Uni Emirat Arab menuju Tel Aviv, Israel terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Tabuk, Arab Saudi. Insiden ini terjadi setelah kopilot diduga menikam pilot utama dan berupaya menjatuhkan pesawat tersebut, Rabu (29/6/2026).
Berdasarkan data dari situs pelacak penerbangan Flightradar24, pesawat Boeing 737 yang mengangkut 150 hingga 180 penumpang itu memancarkan tiga sinyal darurat saat berada di atas wilayah udara Yordania. Salah satu sinyal mengindikasikan adanya gangguan melawan hukum. Pesawat tercatat mengalami penurunan ketinggian yang drastis, anjlok dari 34.000 kaki ke 17.000 kaki hanya dalam waktu dua menit.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengonfirmasi bahwa kopilot berusaha menabrakkan pesawat. Ia menyatakan tragedi berhasil dihindari berkat aksi penumpang dan kru pesawat.
“Seorang penumpang berhasil menerobos masuk ke kokpit bersama salah satu anggota kru, dan bersama-sama mereka melumpuhkan pilot yang menyerang,” ujar Netanyahu. Ia menyebut peristiwa ini sebagai “insiden keamanan yang sangat parah”.
Menurut laporan Reuters, seorang pejabat Israel mengidentifikasi penyerang sebagai warga negara Oman. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyebut insiden tersebut sebagai dugaan percobaan serangan teroris. Pejabat keamanan Israel bahkan sempat menyiagakan jet tempur saat pesawat kehilangan kendali.
Pihak maskapai flydubai mengonfirmasi terjadinya “pertengkaran” di dalam dek penerbangan, namun menolak spekulasi lebih lanjut terkait motif penyerangan. Dalam pernyataan resminya, flydubai menyebut pesawat berhasil diamankan oleh awak flydubai yang sedang tidak bertugas (off-duty) yang kebetulan ikut dalam penerbangan tersebut.
Setelah mendarat di Bandara Tabuk pada pukul 09.45 waktu setempat, kedua pilot langsung dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka yang diderita.
Proses evakuasi penumpang sempat mengalami kendala diplomasi. Dua sumber keamanan Reuters menyebut otoritas Arab Saudi menolak permintaan agar pesawat militer Israel masuk untuk menjemput warganya, mengingat kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.
Seluruh penumpang akhirnya dievakuasi menggunakan armada pengganti dari flydubai. Penerbangan kedua tersebut mendarat dengan selamat di Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, pada Rabu sore waktu setempat. Saat ini, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan formal menyeluruh untuk mengungkap motif pasti di balik insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan