PK PMII ISTNUBA Resmi Dilantik, Janji Berjuang Harumkan Nama Kampus
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islma Indonesia (PMII) Institut Sains & Teknologi Nahdlatul Ulama Bali (ISTNUBA) Denpasar resmi dilantik bertempat di Gedung PWNU, Sabtu (14/12/2024).
Pelantikan bersejarah tersebut secara langsung dilakukan oleh PC PMII Denpasar. Pelantikan itu merupakan hasil dari lika liku ikhtiar panjang Pengurus Cabang (PC) PMII Denpasar untuk membentuk komisariat baru di ISTNUBA.
Ketua PC PMII Denpasar Teguh Alfaidzin menegaskan bahwa deklarasi dan pelantikan ini adalah bukti bahwa kerja-kerja kaderisasi organisasi berjalan sesuai rencana dan target.
“Alhamdulilah hari ini kita semua bersyukur atas lahirnya komisariat PMII ISTNUBA, semua berjalan sesuai rencana. 7 bulan sudah struktural cabang mendampingi penuh tanpa sekalipun absen dalam menggagas berikut merawat hingga puncaknya kami deklarasikan dan lantik hari ini”.
Menurutnya, lahirnya PK PMII ISTNUBA adalah momentum mengembangkan organisasi baik secara kualitas maupun kuantitas. Teguh berjanji terlibat aktif dalam mengawal kaderisasi di PK PMII ISTNUBA.
“Ini adalah momentum melebarkan sayap organisasi. Saya komitmen turun gunung dalam mengawal kerja-kerja kaderisasi termasuk di PK PMII ISTNUBA.
Sementara itu, Ketua PK PMII ISTNUBA Angger Bayu Pamungkas mengucapkan terimakasih kepada banyak pihak terutama PC PMII Denpasar yang telah mendukung penuh. Lewat PK PMII ISTNUBA, dirinta akan berjuang membawa nama kampus lebih baik.
“Terimakasih banyak atas dukungan selama ini terkhusus kepada sahabat-sahabat cabang sehingga PMII di ISTNUBA dapat terbentuk, selanjutnya adalah mari sama-sama kita berproses di PMII hingga meraih berbagai prestasi, agar kampus kita dikenal banyak masyarakat”.
Wakil Rektor III ISTNUBA, Tommy Reza Kurniawan berpesan agar PK PMII ISTNUBA yang baru dilantik tidak lupa dengan kewajiban sebagai mahasiswa.
“Saya ucapkan selamat dan sukses telah dilantik menjadi pengurus PMII ISTNUBA, menjadi mahasiswa tidak boleh anti sosial, nantinya banyak hal yang didapatkan di ruang organisasi yang tidak didapatkan di ruang kuliah, tetapi jangan meninggalkan kewajiban sebagai mahasiswa”.
Terakhir dalam sambutanya Ispandi, Ketua PW Ikatan Alumni (IKA) PMII Provinsi Bali menegaskan PMII harus menjadi kampus alternatif bagi setiap mahasiswa.
“Dari dulu PMII dikenal sebagai kampus alternatif karena wadah yang ideal untuk menempa diri. Kader PMII harus memiliki kekayaan referensi dan intelektual yang mumpuni. Manfaatkan PMII untuk mempelajari banyak hal.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan