Gempa Terus, Tanah di Manggarai Timur NTT Retak Memanjang
DIKSIMERDEKA.COM, MANGGARAI TIMUR – Tanah di Kawasan Golo Pateng, menuju Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami retakan memanjang. Kondisi tersebut sudah terjadi sekitar dua pekan lalu akibat gempa susulan terus menerus usai gempa awal bermagnitudo 7,7
Retakan tersebut membentang sekitar 50 meter dengan lebar hingga 72 sentimeter dan kedalaman sekitar 1 meter. Pada beberapa bagian, kedalamannya diperkirakan lebih dari 1 meter.
Terpantau, jarak antara permukiman warga dan lokasi retakan diperkirakan sekitar 1 kilometer.
Kampung Tuwa merupakan kawasan permukiman yang juga terdapat SDK Goreng Meni dan sebuah kapela.
Kondisi tersebut membuat warga khawatir, terutama karena arah retakan menghadap ke kawasan permukiman.
Salah seorang warga Kampung Tuwa, Sebinus Nabut, mengatakan tanah di sekitar lokasi retakan terasa seperti bergerak ketika diinjak.
Warga juga belum dapat memastikan kedalaman retakan secara keseluruhan. Pengukuran sederhana yang dilakukan warga belum mampu menjangkau bagian terdalam dari celah tanah tersebut.
Kondisi itu menambah kecemasan warga menjelang musim hujan. Mereka khawatir air masuk ke retakan dan memengaruhi kestabilan tanah di kawasan Golo Pateng.
“Kami masih cemas karena tanah ini masih bergerak. Tanah ini sudah retak, apalagi berada di atas gunung” katanya, Rabu 16 September 2026.
Sebinus berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur segera melakukan pemeriksaan di lokasi.
Warga juga meminta pemeriksaan teknis dilakukan untuk memastikan kondisi retakan dan mengetahui apakah terdapat pergerakan tanah yang membutuhkan langkah antisipasi lebih lanjut.
Hingga kini, belum ada hasil pemeriksaan teknis yang memastikan penyebab maupun tingkat kerawanan retakan tersebut.
Reporter: Berto

Tinggalkan Balasan