DIKSIMERDEKA.COM, FLORES TIMUR – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan masih berpotensi terjadi erupsi. Kondisi tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada dengan aktivitas vulkanik.

Saat ini gunung tersebut memang terlihat tenang tetapi berada pada level III siaga karena empat gempa vulkanik dan satu gempa tektonik lokal serta tujuh tremor nonharmonik masih terjadi di wilayah itu.

Kapolres Flores Timur, AKBP Gede Putera Yase meminta masyarakat tetap waspada dan tenang. Warga juga diminta mengikuti arahan pemerintah untuk mengantisipasi risiko erupsi dari aktivitas gunung.

Selain itu Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi gunung.

“Informasi yang benar hanya dari pemerintah dan petugas yang berwenang. Kami minta masyarakat tetap waspada dan tidak boleh melakukan aktivitas dekat gunung” katanya.

Masyarakat juga diminta untuk mewaspadai banjir lahar yang kemungkinan bisa terjadi apabila wilayah di sekitar gunung diguyur hujan lebat. Karena itu Kapolres menegaskan bahwa kewaspadaan sangat diperlukan dalam situasi darurat seperti ini.

Untuk diketahui Gunung Lewotobi Laki-laki di Provinsi NTT ini pernah memuntahkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.000 meter atau 1 kilometer (km) pada 28 Agustus 2026 lalu.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria dalam keterangannya mengatakan bahwa gunung lewotobi mengeluarkan kolom abu tebal yang bertiup ke arah barat daya dan barat pada 28 Agustus pagi.

Erupsi ini pun, kata dia, terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 mm dan durasi kurang lebih enam menit empat detik

Reporter: Berto