DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjajaki potensi kerja sama dengan para pengusaha asal Jerman terkait pemanfaatan inovasi teknologi yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dalam mendukung pembangunan IKN.

Hal ini setelah menerima kunjungan para pengusaha asal Jerman difasilitasi oleh Kamar Dagang Jerman-Indonesia (EKONID) di Kantor Kementerian PUPR, Senin (12/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Basuki Hadimuljono mengatakan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR sangat terbuka kepada investor untuk menjajaki kerja sama berbagai sektor infrastruktur di IKN Nusantara melalui skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Baca juga :  Menteri Basuki Sampaikan Undangan WWF 2023 Ke Presiden Tajikistan

Ia pun menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah menawarkan proyek IKN berpotensi penuh untuk investasi dengan skema public private partnership dalam pembangunan gedung, perumahan, rumah sakit, pusat komersial, dan lainnya.

Lebih jauh, Basuki juga menyampaikan bahwa dengan menimbang kondisi geografis dan kondisi tanah kemungkinan kerja sama dengan para pengusaha asal Jerman terkait pemanfaatan inovasi teknologi yang bisa mengedepankan keberlanjutan lingkungan dalam pembangunan IKN.

“Karena kondisi geo-nya sangat spesifik, kondisi tanah. Mungkin anda memiliki teknologi yang dapat digunakan untuk mendukung kami. Kami juga harus tahu bahwa anda memiliki ahli geotek, sehingga kami dapat mendiskusikan secara detail,” kata Menteri Basuki.

Baca juga :  Hingga 18 Agustus, Proyek Padat Karya Bidang SDA Serap 163.003 Tenaga Kerja

Kementerian PUPR sudah memulai pembangunan infrastruktur dasar di IKN sejak awal September 2022 lalu, di antaranya pembangunan jalan tol dan jalan nasional, penyediaan air baku, infrastruktur pengendali banjir, rumah untuk pekerja konstruksi IKN, dan rumah dinas menteri.

Basuki pun menjelaskan bahwa dalam proses pembangunan penting penggunaan komponen produk dalam negeri (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dalam pembangunan IKN untuk menjaga roda ekonomi nasional.

Baca juga :  Penuhi Kebutuhan Hunian, Kementerian PUPR Dorong Generasi Milenial Tinggal di Hunian Vertikal

Terakhir, Basuki pun menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dengan Jerman dalam pembangunan infrastruktur sanitasi, yakni Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) melalui Program Emission Reduction in Cities–Solid Waste Management (ERIC-SWM) yang tersebar di Kota Malang, Kota Jambi, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Jombang.

Turut mendampingi Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian, Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna, dan Dirjen Bina Konstruksi Rachman Arief Dienaputra.