Hasil Liga Inggris Manchester United vs Fulham: Carrick Jaga Momentum Positif
MERDEKA.COM, LONDON-Hasil Liga Inggris Matchweek ke-24 kembali menyajikan drama panas pada Minggu 1 Februari WIB. Tiga laga krusial mengubah peta persaingan, mulai dari tersendatnya langkah Aston Villa dalam perburuan gelar, berlanjutnya tren positif Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick, hingga tekanan yang kian menyesakkan bagi Oliver Glasner di Crystal Palace juga tak kalah panasnya.
Aston Villa Tersandung, Brentford Curi Poin di Villa Park
Ambisi Aston Villa untuk memangkas jarak dengan Arsenal harus terganjal. Bermain di kandang sendiri, Villa justru tumbang 0-1 dari Brentford dalam hasil yang mengejutkan.
Sejak awal laga, Aston Villa tampil dominan. Mayoritas peluang lahir di babak pertama, apalagi Brentford harus bermain dengan 10 orang setelah Kevin Schade diganjar kartu merah akibat aksi menendang Matty Cash. Namun demikian, dominasi itu gagal berbuah gol.
Sebaliknya, The bees, (julukan Brentford-red) tetap berbahaya lewat serangan balik. Tepat di penghujung babak pertama, Dango Ouattara menghukum kelengahan lini belakang Villa dengan gol jarak dekat yang membungkam Villa Park.
Harapan tuan rumah sempat membuncah ketika Tammy Abraham mencetak gol penyama kedudukan di awal babak kedua. Namun, setelah tinjauan VAR yang panjang, gol tersebut dianulir karena bola lebih dulu keluar lapangan.
Villa terus menekan. Akan tetapi, Caoimhin Kelleher tampil solid di bawah mistar Brentford. Hingga laga usai, skor tak berubah. Akibatnya, Aston Villa kini menelan dua kekalahan kandang beruntun dan tetap tertinggal tujuh poin dari Arsenal.
Sebaliknya, Brentford merayakan kemenangan penting yang mengangkat mereka ke posisi ketujuh klasemen, hanya terpaut empat poin dari zona lima besar. Hasil Liga Inggris ini jelas menjadi peringatan keras bagi pasukan Unai Emery.
Carrick Jaga Momentum Manchester United
Momentum Manchester United terus terpelihara. Bermain di Old Trafford, Setan Merah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Fulham, sekaligus mencatat tiga kemenangan beruntun di bawah asuhan Michael Carrick.
Sebelum laga, sorotan tertuju pada kemampuan Manchester United menguasai permainan. Namun faktanya, Fulham justru unggul penguasaan bola di babak pertama yang berlangsung keras.
United membuka skor pada menit ke-20. Awalnya, wasit menunjuk titik putih usai Matheus Cunha dilanggar. Akan tetapi, VAR menilai pelanggaran terjadi di luar kotak penalti. Dari situasi bola mati, Casemiro menyundul bola dengan keras dan membawa tuan rumah unggul.
Selepas jeda, Manchester United tampil jauh lebih tenang. Tekanan beruntun akhirnya berbuah gol kedua lewat Cunha, yang melepaskan tembakan keras ke atap gawang. Gol ini menegaskan bahwa United mampu membongkar pertahanan rapat.
Fulham sempat mencetak gol balasan melalui Jorge Cuenca. Namun, gol tersebut dianulir karena Samuel Chukwueze berada dalam posisi offside. Meski demikian, Fulham tak menyerah. Raul Jimenez sukses mengeksekusi penalti lima menit jelang laga usai, sebelum Kevin menyamakan kedudukan di masa injury time.
Drama belum berhenti. Benjamin Sesko muncul sebagai penentu kemenangan lewat sepakan melengkung ke pojok atas gawang, hanya beberapa saat setelah gol Kevin. Hasil Liga Inggris ini memastikan Manchester United terus melaju, sekaligus memberikan Fulham kekalahan kedua dari sembilan laga terakhir mereka.
Tekanan Meningkat untuk Oliver Glasner di Crystal Palace
Situasi kian genting bagi Oliver Glasner. Crystal Palace kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan Nottingham Forest 1-1, memperpanjang puasa menang menjadi 12 laga di semua kompetisi.
Sebelum pertandingan, Palace sudah tanpa kemenangan dalam 11 laga. Tekanan terhadap Glasner meningkat, terlebih setelah sejumlah pernyataannya memicu kontroversi.
Alih-alih bangkit, Palace justru kebobolan cepat. Baru lima menit laga berjalan, Morgan Gibbs-White menjebol gawang Palace lewat tembakan ke pojok kiri bawah.
Momentum berbalik ketika Neco Williams melakukan pelanggaran fatal. Ia menerima kartu merah setelah menyapu bola dengan tangan di garis gawang, sekaligus menghadiahkan penalti. Ismaila Sarr menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyamakan skor sebelum jeda.
Di babak kedua, Crystal Palace mendominasi permainan menghadapi 10 pemain Forest. Namun, masalah klasik kembali muncul. Ketajaman di depan gawang masih tumpul, sehingga Forest mampu mempertahankan hasil imbang.
Hasil ini membuat tekanan terhadap Glasner semakin berat. Sementara itu, Sean Dyche patut tersenyum karena Forest menunjukkan daya juang tinggi. Tambahan satu poin membawa mereka unggul enam angka dari zona degradasi. Sekali lagi, Hasil Liga Inggris menghadirkan cerita getir dan manis dalam satu malam.

Tinggalkan Balasan