Koster-Giri Jalani Uji Publik di Universitas Udayana
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2, Wayan Koster-Nyoman Giri Prasta menjalani uji publik Universitas Udayana (Unud), bertempat di Aula Widya Sabha, Jumat (11/10/2024).
Uji publik ini diinisiatori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud dengan mengundang dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.
Dalam kesempatan itu, Koster memulai pemaparanya dengan menjelaskan kondisi Bali saat ini. Ia mengatakan bahwa jumlah penduduk Bali saat ini mencapai 4,4 juta orang dengan tingkat pertumbuhan 0,67 persen.
Tingkat pertumbuhan pendudukan Bali ini kata Koster, terus mengalami penurunan. Berdasarkan data 4 tahun lalu pertumbuhan penduduk di Bali 1,01 persen. Namun saat ini pertumbuhan hanya 0,67 persen.
“Pertumbuhan (0,67 persen) ini pun kalau didalami sebagian besar karena faktor perpindahan pendudukan dari luar Bali ke Bali. Penduduk lokal Bali sebetulnya cenderung menurun,” terangnya.
Koster mengatakan jika ini tidak diwaspadai maka populasi penduduk Bali akan terus mengalami penurunan dan selanjutnya salah satu dampaknya adalah pengurangan pelaku budaya Bali.
“Nyoman dan Ketut hampir punah. Oleh karena itu ini kita harus jaga baik-baik jangan sampai bablas pertumbuhan penduduk ini,” terangnya.
Selanjutnya, Koster menyampaikan terkait capaian pembangunan Bali dalam lima tahun terakhir. Dalam pemaparanya, Koster mengatakan pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2023 mencapai 5,71 persen. Angka ini lebih tinggi dari tahun 2019.
“Padahal pada waktu Covid, pertumbuhan ekonomi Bali minus 9,34 persen pada 2020 pada 2021 ekonomi Bali minus 2,46 persen. Dan 2022 mulai beranjak positif 4,48 persen. Dan akhir 2023 5,71 persen ini diatas pertumbuhan ekonomi nasional,” terangnya.
Kemudian dari segi pendapatan penduduk Bali mencapai Rp. 62 juta per orang/tahun. Jauh lebih tinggi ketimbang pendapatan penduduk Bali sebelum covid-19 yang hanya Rp. 57 juta per orang/tahun.
Sementara lanjut Koster, tingkat kemiskinan di Bali paling rendah di antara 38 provinsi di Indonesia sekitar 4,25 persen. Angka kemiskinan Bali juga lebih rendah dibandingkan dengan angka kemiskinan nasional sekitar 9,36 persen.
“Tingkat kesenjangan Bali 0,362 lebih rendah dari nasional yang rata-rata 0388. Lalu indeks pembangunan manusia di Bali mencapai 78 yang berstatus peringkat kelima secara nasional,” terangnya.
Terkahir, Koster menyinggung bahwa saat ini Bali memiliki konsep haluan pembangunan Bali 100 tahun, Bali era baru. Melalui haluan ini ia meyakini bahwa kedepan Bali akan bisa survive menghadapi tantangan zaman.
Koster Sudah Teruji
Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan Cagub Bali Koster-Giri, I Gusti Ngurah Kesuma Kalakan mengatakan bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali nomor urut 2 Wayan Koster-Giri Prasta telah terlatih mengikuti uji publik.
“Dua figur pemimpin Wayan Koster dan Giri Prasta sudah terlatih hadapi situasi ini. Koster-Giri telah terlatih, terbukti dan teruji berbuat untuk Bali,” terangnya.
“Kami siap dan yakin calon kami (Koster-Giri) sudah terlatih dan telah berbuat untuk Bali. Pak Koster (Cagub Bali) punya kemampuan di bidang ini,” tambahnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan