DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Yenny Susilawati, orang tua dari almarhum dr. Gerry Irawan Sp.OG hingga kini masih berjuang mencari keadilan atas kematian anaknya, yang diduga menjadi korban malpraktik.

Yeni menuturkan, peristiwa bermula ketika almarhum melakukan operasi bariatric untuk mengurangi kegemukan di salah satu rumah sakit swata di Bali pada bulan November 2021 tahun lalu.

Pascaoperasi, korban yang juga berprofesi sebagai dokter kandungan di salah satu rumah sakit di Bali ini mengalami perut membesar dan membiru dan sesak nafas.

“Putra saya kesakitan, perutnya membesar dan membiru, mengalami sesak nafas dan keringat dingin yang akhirnya merenggut nyawanya,” ungkapnya, Senin (21/11/2022) di Denpasar.

Yenny mengaku sudah hampir satu tahun berjuang mencari keadilan, bahkan telah melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri, Menteri Kesehatan, Menkopolhukam, dan lembaga lainnya. 

Melalui kuasa hukumnya, pihaknya meminta pihak kepolisian membuka kembali dugaan malpraktik operasi bariatric yang menewaskan putranya.